Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Bimtek, Polbangtan Bogor Ajari Peternak di Cianjur Cara Budidaya Domba

Yosep Awaludin • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:22 WIB
Polbangtan Bogor ajari peternak di Cianjur cara budiadya domba
Polbangtan Bogor ajari peternak di Cianjur cara budiadya domba

RADAR BOGOR - Polbangtan Bogor adalah salah satu lembaga perguruan tinggi vokasi yang berada di bawah tanggung jawab Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI.

Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, Polbangtan Bogor bertanggung jawab untuk menciptakan generasi muda petani yang mampu mengelola pertanian dengan baik dan mewujudkan pertanian yang mandiri, maju, dan modern.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengajak generasi muda untuk membangun sektor pertanian, karena membangun sektor ini membutuhkan sumber daya manusia pertanian yang berkualitas, dapat diandalkan, berkemampuan manajerial, kewirausahaan, dan organisasi bisnis.

Dia menyatakan bahwa regenerasi petani adalah hal utama yang harus dipercepat dan menjadi fokus utama selain peningkatan produksi dan produktivitas.

Amran menambahkan bahwa tidak hanya jumlah, tetapi setiap petani harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman, karena pertanian telah menjadi masalah global.

Menurut Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), petani milenial harus memiliki sifat-sifat berikut: mampu bekerja keras, tekun, tidak mudah menyerah, dan maju terus pantang mundur dalam pembangunan pertanian Indonesia.

Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Penyuluh dan Petani diselenggarakan di Kabupaten Cianjur oleh Kementan melalui Polbangtan bekerjasama dengan Anggota Komisi IV DPR-RI Kabupaten Cianjur dalam upaya meningkatkan minat petani terhadap dunia pertanian.

Kegiatan tersebut diadakan pada Senin, 10 Juni 2024, di Gedung Anyelir Sangga Buana Resort & Convention Hotel, dan dihadiri oleh 100 petani dewasa, penyuluh, dan petani milenial.

Diharapkan bahwa kegiatan BIMTEK dapat mendorong petani, penyuluh pertanian, dan petani milenial untuk melakukan kemajuan dalam pertanian di daerah pedesaan.

Arif Nindyo Kisworo, ketua jurusan dan narasumber bimtek ini, menyampaikan tiga kunci sukses beternak kambing domba: bibit, pakan, dan manajemen.

Bibit adalah awal bahan baku produksi, jadi pilih bibit dengan hati-hati berdasarkan jenis domba, pertambahan berat badan harian, dan jumlah kelahiran. Bibit bertanggung jawab atas 30% pertumbuhan ternak.

Peternak sangat disarankan untuk menggunakan pakan alternatif atau bahan pakan yang tersedia di alam seperti rumput-rumputan, leguminosa, kacang-kacangan, dan dedaunan.

Mereka juga dapat menggunakan limbah pertanian dan industri makanan untuk mengurangi biaya produksi karena pakan merupakan faktor kunci keberhasilan beternak dan menyumbang 70% biaya produksi.

Sementara manajemen tidak terbatas pada peternak yang bekerja sebagai operator kandang, penerapan SOP yang baik akan meningkatkan produksi.

SOP ini terdiri dari beberapa langkah, seperti manajemen pemberian pakan, sanitasi dan kebersihan kandang, manajemen kesehatan, dan manajemen rekaman reproduksi.

Menurut Asep Adang, Staf Ahli Bidang Peternakan Kabupaten Cianjur, PPL saat ini mengelola tiga hingga empat desa binaan.

“Artinya kalau dalam 1 desa ada 10 kelompok tani dan setiap kelompoknya memiliki 25 anggota maka setiap penyuluh membina 750 hingga 1000 petani,” katanya.

Oleh karena itu, diharapkan petani dapat mengakses atau berkolaborasi dengan penyuluh setempat setelah bimtek selesai, sehingga pengetahuan yang diperoleh selama bimtek dapat digunakan secara langsung di lapangan. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #polbangtan #peternak