Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Bogor Mau Liburan Idul Adha dan Sekolah? Kemenhub Minta Cek Bis Wisata Lebih Dulu Lewat Aplikasi Ini Biar Aman

Lucky Lukman Nul Hakim • Minggu, 16 Juni 2024 | 19:56 WIB
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

RADAR BOGOR – Sejumlah insiden bus pariwisata beberapa waktu lalu mendorong Kementerian Perhubungan untuk melakukan antisipasi pada libur Idul Adha kali ini.

Salah satunya meminta masyarakat, tak terkecuali warga Bogor untuk mengecek kelayakan bus wisata melalui aplikasi Mitra Darat.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menegaskan, hari liburan Idul Adha maupun libur sekolah banyak dimanfaatkan masyarajat untuk berwisata.

Karena itu, sangat dianjurkan bagi masyarakat ataupun pengelola sekolah memastikan kelayakan kendaraan.

”Aplikasi Mitra Darat sangat memudahkan,” ucapnya, Sabtu (15/6).

Dia mengingatkan agar tidak mudah terbujuk dengan tawaran harga murah.

”Jangan yang penting murah, tapi tidak melihat kondisi bus,” imbuhnya.

Yang juga penting adalah memastikan kemampuan pengemudi bus pariwisata.

”Kan ada istilah sopir tembak,” katanya.

Budi memastikan bahwa Kemenhub terus melakukan inspeksi mendadak untuk mengecek operasional bus pariwisata.

Seperti yang dilakukan Sabtu (15/6) di Terminal Batu Raden, Banyumas, Jawa Tengah.

Dari 12 bus di kawasan Batu Raden, tercatat satu di antaranya bermasalah.

Bus bermasalah semacam itu juga pernah ditemukan dalam inspeksi mendadak beberapa waktu lalu di Terminal Ragunan, Jakarta.

Pihaknya menemukan 4 bus yang bermasalah.

Pengamat transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijawarno menuturkan, kendati libur Idul Adha cukup pendek, pengawasan terhadap bus wisata tetap perlu dilakukan.

”Ramp check di tempat wisata itu perlu,” paparnya.

Hal itu dapat mencegah dan membatasi operasional bus pariwisata yang tidak berizin atau tidak layak jalan.

Sementara itu, pada momen libur Idul Adha kali ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan 30 kereta api tambahan sebagai antisipasi lonjakan penumpang.

KA tambahan disiapkan di berbagai relasi.

Beberapa relasi favorit, antara lain, Jakarta–Surabaya, Jakarta–Solo, Jakarta–Malang, Jogjakarta–Banyuwangi, dan Blitar–Bandung.

”Kami antisipasi potensi lonjakannya,” jelas VP Public Relation PT KAI Joni Martinus.

Tiket KA yang terjual hingga Sabtu (15/6) mencapai 810.570 tempat duduk dari jumlah yang disediakan 923.503 tiket.

Tingkat okupansi penjualan tiket KA mencapai 88 persen.

Diprediksi, penjualan tiket terus bertambah karena libur Idul Adha masih berlangsung.

Menurut dia, untuk long weekend ini terdapat 1.849 perjalanan kereta api atau rata-rata 370 perjalanan kereta tiap harinya.

”Untuk masa angkutan libur Idul Adha, kami hitung lima hari dari 14 Juni hingga 18 Juni,” terangnya. (idr/c19/fal)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #mitra darat #idul adha #budi karya sumadi #libur sekolah