RADAR BOGOR - Orang yang terpapar debu mineral, seperti batu bara, sering mengalami gejala penyakit paru-paru hitam. Kondisi ini telah menjadi penyakit pekerjaan sejak lama.
Karena itu, karyawan pertambangan sering menghirup debu tambang batu bara. Ini jarang terjadi di tempat umum.
Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti gagal jantung, tuberkulosis, dan kanker paru-paru jika tidak diobati.
Gejala Kanker Lung Hitam
Karena partikel debu dapat menumpuk secara perlahan, penyakit paru-paru hitam dapat berkembang dalam waktu yang lama.
Penyakit ini membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum menyebabkan gejala dan menimbulkan reaksi di paru-paru.
Seseorang mungkin baru mengalami gejalanya bertahun-tahun setelah mereka berhenti bekerja di lingkungan yang mengandung debu yang menyebabkan penyakit ini.
Gejalanya mungkin mirip dengan flu atau infeksi dada. Namun, meskipun pengobatan biasa diberikan, gejalanya sering bertahan atau tidak membaik.
Beberapa gejala utama penyakit paru-paru hitam adalah:
1. Napas yang berat
Peradangan dapat menyebabkan jaringan parut di paru-paru, yang dapat menyulitkan pasien untuk bernapas dengan lega.
2. Batuk yang Berpotensi Menimbulkan Dahak
Batuk, yang dapat menghasilkan lendir atau dahak, dan pada beberapa kasus, dahak berwarna gelap, adalah gejala lain yang dapat terjadi.
3. Batuk yang berlangsung lama
Batuk yang berkepanjangan atau tak kunjung sembuh adalah gejala lain dari penyakit paru-paru hitam ini.
Pilihan Pengobatan yang Tersedia
Penyakit ini tidak diobati, jadi tujuan pengobatan adalah meredakan gejala dan mengurangi risiko komplikasi.
Untuk meredakan gejala penyakit paru-paru hitam, dokter biasanya menggunakan beberapa metode berikut:
- Obat: Dokter kemungkinan akan meresepkan obat yang membantu pernapasan dan mengurangi peradangan di paru-paru.
- Rehabilitasi Paru: Selama rehabilitasi paru, pengidap akan belajar meningkatkan kekuatan dan kemampuan bernapas paru-paru mereka. Ini dapat membantu mereka tetap aktif dan bernapas lebih efektif.
- Terapi Oksigen: Perawatan ini menggunakan alat yang memberi paru-paru oksigen tambahan. Dokter biasanya memberikan ini untuk gejala yang parah.
- Transplantasi paru-paru: Selama prosedur ini, dokter akan menggantikan satu atau dua paru-paru pasien dengan paru-paru yang diberikan donor.
Strategi untuk Mencegah
Tidak semua pekerja batu bara mengalami gejala penyakit ini. Namun, penyakit ini dapat dicegah dan Anda dapat mengurangi risikonya dengan beberapa teknik.
Jika Anda rentan terhadap penyakit ini, hal-hal berikut dapat membantu Anda menghindarinya:
- Mengenakan respirator yang sesuai saat bekerja
- Mencuci kulit yang terkena debu tambang batu bara
- Segera menghilangkan debu tambang batu bara yang menempel di pakaian
- Mencuci tangan dan muka sebelum makan atau minum
Ada baiknya juga melakukan pemeriksaan fisik secara teratur jika Anda bekerja di atau dekat tambang batu bara.
Ini akan memungkinkan dokter untuk memantau fungsi paru-paru dan pernapasan dan menemukan gejala awal. (***)
Editor : Yosep Awaludin