Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bayi Anda Mulai Tumbuh Gigi? Bunda Wajib Tahu Tanda-tandanya Biar Gak Rewel 

Yosep Awaludin • Selasa, 25 Juni 2024 | 08:41 WIB
Ilustrasi gigi bayi
Ilustrasi gigi bayi

RADAR BOGOR - Kondisi saat gigi bayi mulai keluar melalui garis gusinya disebut odontiasis.

Tidak perlu khawatir jika gigi bayi baru tumbuh terlambat, kebanyakan bayi mulai tumbuh gigi antara usia empat hingga tujuh bulan, tetapi beberapa bayi bisa tumbuh lebih lambat.

Bayi sering mengalami ketidaknyamanan saat gigi mereka tumbuh, terutama di gusi. Ketidaknyamanan ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu.

Oleh karena itu, ibu harus mengetahui tanda-tanda awal bayi tumbuh gigi sehingga mereka dapat membantu bayinya jika mereka merasa tidak nyaman.

Tanda-tanda Tumbuh Gigi pada Bayi

Saat gigi susu bayi mulai tumbuh, bayi akan mengalami berbagai gejala yang disebut teething syndrome, yang biasanya berlangsung selama delapan hari.

Jika bayi Anda mengalami diare, muntah, ruam pada tubuh, demam tinggi, atau batuk dan hidung tersumbat, hubungi dokter Anda. Ini karena tumbuh gigi bisa menyakitkan, tetapi biasanya tidak menyebabkan sakit.

Ibu juga harus menghubungi dokter anak jika bayinya memiliki darah di gusi atau jika dia melihat pembengkakan dan nanah di wajahnya atau di gusi. Ini adalah tanda normal tumbuh gigi.

1. Mengeluarkan lebih Banyak Air Liur

Bayi yang sedang tumbuh gigi sering mengeluarkan air liur lebih banyak dari biasanya, yang menyebabkan mereka ngeces lebih sering.

Beberapa bayi akan mengalami ruam di bibir, dagu, dan leher mereka. Ini karena bayi selalu memiliki air liur di wajahnya.

Baca Juga: Italia Susul Spanyol ke Babak 16 Besar Euro 2024, Peluang Kroasia Tipis

Oleh karena itu, kenakan celemek bayi khusus yang mudah menyerap, dan selalu siapkan kain lembut atau tisu steril untuk menyeka air liur bayi.

2. Kecenderungan untuk Menggigit

Bayi yang sedang tumbuh gigi sering menggigit benda-benda di sekitarnya untuk meredakan tekanan dari gusi yang sangat mengganggu.

Bayi yang mulai menggigit saat ibunya menyusui harus diperhatikan saat rahangnya mengencang. Masukkan jari bersih ke sudut mulut bayi dengan gusinya segera.

Jika bayi suka menggigit benda-benda, tutup boks atau bingkai tempat tidur dengan kain penyerap yang lembut.

3. Kecemasan

Bayi yang tumbuh gigi mungkin lebih sering menangis dan lebih mudah marah karena prosesnya bisa sangat menyakitkan. Beberapa bayi hanya bergumam sedikit ketika mulut atau gusi mereka sakit.

Rasa sakit yang terkait dengan tumbuh gigi disebabkan oleh jaringan gusi bayi yang masih sangat halus dan lunak. Munculnya gigi pertama pada bayi juga dapat menyebabkan peradangan.

4. Tidak Nafsu Makan

Bayi mungkin merasa mulut mereka tidak nyaman saat tumbuh gigi, membuatnya sulit makan.

Bayi mungkin sedang tumbuh gigi jika ibu sudah mencoba berbagai metode dan bayi tetap rewel atau tidak mau menyusu.

Untuk mendapatkan panduan tentang perawatan yang tepat untuk usia bayi mereka, sebaiknya hubungi dokter segera.

Baca Juga: Sederhana dan Bermakna, Sendi Fardiansyah Nikmati Quality Time Bersama Keluarga di Taman Ekspresi Sempur

5. Bengkak di Gusi

Bayi yang sedang tumbuh gigi juga akan mengalami pembengkakan pada gusi. Bayi yang sedang tumbuh gigi biasanya mengalami gusi bengkak dan kemerahan, yang pasti akan menyebabkan bayi rewel dan kesulitan makan.

6. Demam

Bayi dengan radang gusi saat giginya tubuh juga mungkin mengalami demam dan kehilangan nafsu makan. Jenis demam ini dianggap ringan dan berlangsung sekitar dua hari. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#kesehatan #bayi #gigi