RADAR BOGOR - Radang usus besar adalah penyakit peradangan yang menyerang lapisan terdalam usus besar dan menyebabkan luka di saluran pencernaan.
Peradangan pada usus besar biasanya dimulai di area rektum yang berdekatan dengan anus. Dengan waktu, peradangan dapat menyebar dan mengganggu sebagian atau seluruh usus besar.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda penyakit radang usus besar ini untuk mendapatkan perawatan yang tepat segera.
Tanda dan Gejala Radang Usus Besar
Radang usus besar lebih sering terjadi pada orang berusia 15 hingga 30 tahun, meskipun dapat terjadi pada siapa pun.
Pengidap radang usus besar biasanya tidak menunjukkan gejala sama sekali pada awalnya karena peradangan telah berlangsung lama.
Gejalanya bisa berbeda-beda tergantung pada bagian pencernaan mana yang terluka. Beberapa gejala yang paling umum dari radang usus adalah:
1. Perut Sakit
Ketidaknyamanan perut adalah tanda utama radang usus besar. Nyeri di perut kiri bawah biasanya disebabkan oleh peradangan ini. Gejalanya mirip dengan kram atau rasa ingin buang air besar.
2. Diare
Mungkin Anda mengalami radang usus besar jika diare Anda tidak kunjung hilang dan ada darah di dalam feses Anda.
Berbeda dengan diare biasa, diare yang menunjukkan peradangan usus tidak dapat sembuh dengan sendirinya atau hilang setelah mengonsumsi obat bebas. Pada kondisi terburuk, diare dapat terjadi hingga sepuluh kali setiap hari.
3. Demam Flu
Demam dapat disebabkan oleh peradangan tubuh, terutama pada usus. Terkadang, demam juga dapat menyebabkan gejala peradangan usus lainnya, seperti diare dan sakit perut.
Jika demam bertahan lebih dari tiga hari tanpa penyebab yang jelas dan tanpa gejala lain, itu bisa menjadi tanda radang usus yang sedang berlangsung.
4. Menurunnya Nafsu Makan
Penurunan nafsu makan adalah tanda radang usus lainnya. Nafsu makan yang menurun dapat disertai dengan rasa sakit, perut tidak nyaman, kembung, dan diare.
Selain itu, sariawan juga dapat disebabkan oleh radang usus, yang dapat membuat makan menjadi sulit dan menyakitkan.
5. BAB dengan darah
Munculnya darah dalam tinja adalah gejala lain yang sering terjadi dari penyakit ini. Darahnya bisa berasal dari luka peradangan di saluran cerna, dan wasir juga bisa menyebabkan BAB berdarah. (***)
Editor : Yosep Awaludin