RADAR BOGOR - Workshop Koordinasi untuk Pemantauan Pengadaan Barang dan Jasa Publik Provinsi Daerah Khusus Jakarta untuk anak muda digelar KOPEL Jabodetabek dan Koalisi Pemuda Merdeka di Hotel Sofyan, Sebtu (6/7/2024).
Workshop ini melahirkan kesepakatan untuk memantau proyek pengelola air limbah domestik yang berada pada 5 titik di Jakarta, dengan nilai anggaran Rp38 Miliar.
Selain itu, peserta juga akan memantau proyek rehab sekolah dasar.
Kedua proyek ini merupakan proyek yang dikerjakan pada tahun 2024 ini.
Penanggung jawab kegiatan, Susan Tutik Mardiyanti menyampaikan bahwa workshop ini merupakan konsolidasi anak-anak muda Jakarta untuk mendorong akuntabilitas APBD Jakarta yang bersih dari korupsi.
"Kedua proyek yang disetujui untuk dipantau ini merupakan pilot proyek saja untuk memotret apakah PBJ di Jakarta berlangsung dengan adil, bersih dan hasil proyeknya memiliki nilai manfaat bagi publik," kata Susan.
Indra Lubis dari Unit Pengelola Prasarana dan Sarana Dimas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan, terimakasih sudah diundang di kegiatan workshop ini komunitas pemuda dan KOPEL akan menjadi pengawas baru lagi bagi pihaknya.
"Oleh karena itu, anggota workshop sebaiknya melihat pada modul tentang metode pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang dimiliki oleg LKPP," kata Indra.
Ia menegaskan, hasil workshop ini akan menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.
Kagiatan yang difasilitasi oleh Abdul Waidl dari INFID merupakan kegiatan penguatan Pemuda yang didukung oleh Transparansi International Indonesia.
Sementara kegiatan pemantauan usai Workshop ini akan dijalankan selama 3 bulan.
Hasil pemantauan ini akan langsung dipublikasikan kepada DPRD, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta hingga Inspektorat Provinsi DKI Jakarta. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim