Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ambil Alih Pengelolaan, Koperasi GMM Janji Bikin Sentra Kuliner Bundaran Yasmin Tambah Nyaman

Reka Faturachman • Sabtu, 27 Juli 2024 | 13:35 WIB
Kondisi sentra kuliner di Bundaran Yasmin, Kelurahan Curugmekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Kondisi sentra kuliner di Bundaran Yasmin, Kelurahan Curugmekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

RADAR BOGOR, Zona Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bundaran Yasmin, Kelurahan Curugmekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, kini resmi dikelola Koperasi Gapura Mitra Mulia (GMM).

Penyerahan pengelolaan PKL Bundaran Yasmin itu dilakukan Pemerintah Kota Bogor kepada Koperasi GMM di Puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-77 Kota Bogor, pada Sabtu (27/7/2024).

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (KUKMDagin) Kota Bogor, Firdaus menerangkan, penyerahan itu dilakukan agar zona PKL di Bundaan Yasmin dapat dikelola dengan lebih baik dan memberikan manfaat lebih banyak.

"Awalnya zona PKL di sini belum terorganisir secara baik. Kemudian ada keinginan dari pengurus PKL di sini untuk dikelola oleh Koperasi akhirnya kami tindak lanjuti dengan koordinasi dengan Dekopinda. Maka dari itu kami serahkan pengelolaannya ke Koperasi GMM sehingga dapat dikelola dengan tertib dan diakui pemerintah," jelasnya.

Firdaus memandang zona PKL ini memiliki potensi yang sangat besar karena terletak di lokasi yang strategis, ramai dikunjungi masyarakat, dan pengunjungnya datang dari kalangan menengah atas.

Dengan dikelola koperasi menurutnya Zona PKL ini bisa bertransformasi menjadi Sentra Kuliner yang dapat menjadi aset dan menghasilkan retribusi bagi Kota Bogor.

"Hal ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan perekonomian para pelaku usaha di sini sehingga lebih berkembang dengan sehat. Ke depan juga bisa ada dukungan dari bank seperti penyaluran modal udaha untuk bisa meningkatkan kualitas. Mereka juga akan diasuransikan sehingga terlindungi kenyamanannya dalam berjualan," tutur Firdaus.

Namun dirinya berpesan agar para pengurus koperasi senantiasa menjaga kebersaman mereka sehingga tidak ada perselisihan antar pengurus.

Pembina Koperasi GMM, Endang mengatakan pihaknya ke depan akan menata Zona PKL di Bundaran Yasmin ini menjadi Sentra Kuliner yang representatif.

Potensi yang ada di lokasi tersebut dijanjikannya akan dimanfaatkan sehingga lebih berkembang sehingga menjadi kekuatan ekonomi di Kelurahan dan Kecamatan.

"Kami akan tata tempatnya dan transaksinya. Sentea kuliner ini akan beroperasi pada pagi hingga siang hari dan malam hari. Total ada 91 pedagang yang berjualan di sini bahkan bertambah hingga lebih dari 100 pedagang," terang Endang.

Sentra Kuliner Bundaran Yasmin ini ke depan didorongnya menjadi tempat edukasi bagi generasi muda sehingga memahami dunia koperasi.

Tempat itu bakal ditata sedemikian rupa dan dilengkapi wifi gratis sehingga nyaman untuk tempat belajar.

"Selain bisnis akan ada juga dari sisi sosial. Hasil toilet akan kami gunakan untuk program pengentasan stunting di Curugmekar," terang Endang.

Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari berpesan kepada para pedagang dan pengurus koperasi untuk senantiasa menjaga kebersihan di lingkungan tersebut.

Selain untuk memberikan rasa nyaman pada para pengunjung hal itu penting karena lokasi tersebut berada di kasasan permukiman.

"Titip berkaitan kebersihan selalu dijaga. Karena biasanya kalau sudah menjadi tempat kumpul masyarakat akan jadi perhatian. Baik itu kebersihan, sanitasi, dan toilet," tekan dia.(fat)

Editor : Alpin.
#kota bogor #Bundaran Yasmin #pkl