RADAR BOGOR, Bakal Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM), Dedi Mulyadi menyambangi kediaman Mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya pada Kamis (15/8/2024).
Kunjungan Dedi Mulyadi ini pun menjadi pertemuan perdana bagi keduanya pasca keputusan Bima Arya mundur sebagai Bakal Calon Gubernur Jabar dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.
Pertemuan ini memunculkan isu bahwa Dedi Mulyadi mengajak Bima untuk maju bersama dalam Pilgub Jabar sebagai Bakal Calon Wakil Gubernurnya.
Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi mengatakan, kunjungan yang dilakukannya merupakan kunjungan balasan atas silaturahmi yang dilakukan Bima Arya sebelumnya.
Selain itu, pertemuan ini juga dijalani Dedi sebagai responsnya atas keputusan Bima yang ikhlas untuk mundur sebagai Bacagub Jabar atas titah dari KIM.
"Saat Kang Bima mengundurkan diri dan menyatakan mendukung saya, saat itu saya langsung tergerak membuat tulisan di media sosial. Dan hari ini saya datang secara pribadi dan menjadi bagian dari persaudaraan dan persahabatan kami berdua," ujarnya.
Lebih jelas, Dedi menyebut kunjungannya itu menjadi bagian dari rasa terima kasih dan hormatnya kepada Bima.
Dedi Mulydi berharap ke depan persahabatan antara ia dan Bima dapat berjalan dengan baik.
"Ini bagian dari rasa hormat saya. Kang Bima merupakan tokoh politik pertama yang saya datangi. Mudah-mudahan persahabatan terjalin dengan baik, kami bisa bersinergi diprovinsi atau bisa jadi menteri," singgung Dedi.
Meski begitu, Dedi tidak bisa memastikan sosok yang alan mendampinginya dalam Pilgub Jabar mendatang. Sebab menurutnya sosok itu akan dipilih oleh para elit KIM.
"Ibaratnya suka belum tentu jadian. Jadian belum tentu diizinkan orang tua. Masa kawin lari. Nanti tidak dapat sertifikat, tidak bisa daftar ke KPU," ujar Dedi.(fat)
Editor : Alpin.