Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Daya Beli Masyarakat Menurun Meski Harga Kebutuhan Pokok Stabil, Kota Bogor Diklaim Alami Deflasi

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 29 Agustus 2024 | 20:37 WIB
Pedagang di Kota Bogor, mengeluhkan daya beli masyarakat menurun.
Pedagang di Kota Bogor, mengeluhkan daya beli masyarakat menurun.

RADAR BOGOR, Daya beli masyarakat Kota Bogor saat ini sedang menurun. Di sejumlah pasar Kota Bogor, pedagang mengklaim terjadi penurunan daya beli masyarakat dalam beberapa bulan belakangan.

Pedagang sayur di Pasar Anyar, Arif (38) mengatakan, harga yang saat ini memang cenderung masih stabil. Namun, yang menjadi masalah terjadi penurunan daya beli masyarakat.

"Sudah beberapa bulan sepi pengunjung yang datang. Ini terjadi beberapa bulan belakangan," katanya kepada Radar Bogor, Kamis (29/8/2024).

Dia sendiri tak mengetahui alasan pasti mengapa pembeli berkurang. Mungkin saja dikarenakan kondisi pasar dan sudah banyaknya pedagang yang terletak di dekat pemukiman warga.

"Penghasilan kami harus berkurang dua kali lipat akibat sepi pembeli yang datang ke pasar," ungkapnya.

Pedagang di Pasar Bogor, Mas'sum (47) juga merasakan hal serup turunnya daya beli masyarakat.

Menurutnya, hal ini mulai terlihat saat harga bahan pokok merangkak naik. Kondisi ini cukup membuatnya kelimpungan akibat berkurangnya pelanggan dan pembeli.

"Kita yang bikin bertahan itu pelanggan karena mau bagaimanapun mereka butuh jadi beberapa tetap datang," bebernya.

Ade, pedagang Pasar Tanah Baru juga merasakan hal yang sama. Selain kondisi pasar yang memang sepi pengunjung sejak awal tahun, dibeberapa bulan ini kunjungan semakin kurang.

"Lokasi pasar memang jadi salah satu alasan sepi tapi makin ke sini makin sepi juga lama-lama," bebernya.

Turunnya daya beli masyarakat ini disadari Pemkot Bogor.

Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari menuturkan saat ini memang kecenderungan daya beli masyarakat sedang lesu. Namun penurun daya beli diklaim masih dalam tahap batas wajar.

"Mudah-mudahan ini tidak berlangsung lama karena penurunan daya belinya masih bisa kita toleransi, tapi kita harus waspada," tuturnya.

Lebih jauh, dia menyebut Bogor saat ini sedang mengalami deflasi. Sebab, walau harga bahan pokok stabil, tetapi daya beli menurun.

"Jadi artinya ada kabar baik di satu sisi, tapi ada kabar yang harus diwaspadai sisi yang lain. Karena berarti daya beli harus kita waspadai jangan sampai turun terus," katanya. (rp1)

Editor : Alpin.
#kota bogor #daya beli menurun #pedagang