Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saat Misa yang Dipimpin Paus Fransiskus, Kementerian Kominfo Imbau Azan Magrib Diganti Running Text, Simak Penjelasan Lengkapnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 4 September 2024 | 06:29 WIB
Kominfo Imbau Azan Magrib Diganti Running Text
Kominfo Imbau Azan Magrib Diganti Running Text

RADAR BOGOR - Kementerian Kominfo (Komunikasi dan Informatika) Republik Indonesia memberikan imbauan agar lembaga penyiaran televisi tidak menayangkan siaran azan Magrib selama kegiatan misa yang diselenggarakan Kamis 5 September 2024.

Ya, dijadwalkan Misa itu dipimpin langsung Paus Fransiskus yang telah datang ke Indonesia.

Kominfo memberikan imbauan supaya siaran azan Magrib yang biasa dikumandangkan serentak melalui televisi diganti dengan tulisan bergerak atau running text.

Permohonan tersebut menindaklanjuti permintaan Kemenag (Kementerian Agama) untuk mengimbau televisi menampilkan running text saat azan Magrib.

"Kementerian Agama menyarankan terkait Misa dipimpin oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 September 2024 pada pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB. Agar disiarkan secara langsung dengan tidak terputus pada seluruh televisi nasional," demikian surat Ditjen Bimas Islam dan Katolik Kemenag, dikutip Selasa (3/9/2024).

Berdasarkan jadwal dari Kemenag, Misa dilakukan antara pukul 17.00 sampai 19.00 WIB. Sehingga, diimbau azan Magrib disiarkan melalui running text.

Untuk penerapan tersebut, Kemenag lalu menyurati Kominfo untuk mengimplementasikannya. "Teknis penayangan siaran kedua momen tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan Pool TV," bunyi surat Kemenag.

Menindaklanjuti permintaan Kemenag tersebut, Kemenkominfo melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Pos dan Informatika Wayan Toni Supriyanto, mengeluarkan surat tertanggal 2 September 2024.

Surat bernomor B-2026/DJPPI/HM.05.08/09/2024 tersebut ditujukan kepada para Direktur Utama Lembaga Penyiaran serta para Ketua Asosiasi dan Persatuan Lembaga Penyiaran.

“Permohon penyiaran azan Magrib dan misa bersama Paus Fransiskus,” demikian judul hal surat tersebut. Surat tersebut, berisikan 3 hal.

Pertama, meminta agar pelaksanaan misa yang dipimpin oleh Paus Fransiskus pada Kamis 5 September 2024 pada pukul 17:00 WIB sampai dengan 19:00 WIB disiarkan secara langsung. Serta tidak terputus pada seluruh televisi nasional.

“Sementara itu, di antara pukul 17:00 sampai dengan 19:00 WIB, azan Magrib juga disiarkan,” begitu angka dua isi surat tersebut. Namun, penayangan adzan Magrib dalam angka dua tersebut, dilakukan tak seperti biasa.

“Sehubungan dengan hal tersebut, mohon kiranya penyiaran azan Magrib dapat dilakukan dengan running text,” bunyi isi surat tersebut.

Running text, merupakan berita, atau informasi disiarkan stasiun-stasiun televisi melalui tulisan singkat di sisi bawah program.

Sementara azan Magrib selama ini, dilakukan serempak oleh stasiun-stasiun televisi. Yakni, melalui penghentian sementara seluruh program atau acara yang sedang berjalan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#misa #Kementerian Kominfo #paus fransiskus #running text #azan magrib