RADAR BOGOR—KA Siliwangi Relasi Cipatat-Sukabumi mogok di tengah perkampungan warga, viral di media sosial. Peristiwa itu terekam dalam video yang diunggah akun @gabutbangetlu.
Setelah KA Siliwangi mogok, warga yang membuka warung menerima berkah karena banyak penumpang kereta yang keluar untuk jajan.
Pihak KAI menanggapi mogoknya kereta api di tengah perkampungan warga. Menurut Ayep Hanapi, Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi mogok terjadi pada Sabtu, 31 Agustus 2024.
Ayep menyatakan bahwa ada gangguan lokomotif di KM 74 + 2 petak jalan antara Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan pada pukul 15.35 WIB.
Perjalanan KA Siliwangi sempat terhenti sejenak di petak jalan untuk menunggu lokomotif pengganti yang diberangkatkan dari Stasiun Sukabumi pada pukul 16.25 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 16.55 WIB.
Ayep menyatakan bahwa setelah tiba di lokasi, lokomotif pengganti tersebut dihubungkan ke KA Siliwangi untuk dilakukan pemeriksaan rangkaian.
Setelah petugas lanjutan Ayep menyatakan bahwa semua baik-baik saja, penumpang diarahkan untuk kembali ke tempat duduknya. KA Siliwangi diberangkatkan dari lokasi pukul 17.05 WIB untuk menuju Sukabumi.
Ayep menyatakan bahwa PT KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang KA Siliwangi (333) relasi Cipatat-Sukabumi atas keterlambatan perjalanan kereta api karena gangguan lokomotif tersebut. (***)
Editor : Yosep Awaludin