Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Selama Satu Tahun Lebih Disandera OPM, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Ungkap Perjalanan Pembebasan Pilot Susia Air

Alpin. • Minggu, 22 September 2024 | 09:18 WIB
Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens (kanan) akhirnya bebas dari penyandraan OPM di Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (21/9/2024).
Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens (kanan) akhirnya bebas dari penyandraan OPM di Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (21/9/2024).

RADAR BOGOR, Setelah hamper 1,7 tahun disanderia, Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens akhirnya bebas dari tangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Nduga, Papua Pegunungan pada Sabtu (21/9/2024).

Dari Nduga Papua, Pilot Susi Air itu diterbangkan menggunakan Helikopter ke Timika.

Setelah itu, Pilot Susi Air dilanjutkan dibawa ke Jakarta memakai pesawat angkut milik TNI.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menceritakan perjalanan Philip pascabebas dari OPM.

Hal itu disampaikan Menko Pulhukam saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Sabtu malam. Proses untuk membebaskan Philip sudah jauh hari dijalani.

”Setelah disandera oleh Kelompok Kriminal Separtis Bersenjata pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023, selama satu tahun tujuh bulan (Philip bebas),” kata dia.

Menurut Hadi, bebasnya Philip dari tangan OPM merupakan proses yang sangat Panjang oleh pemerintah melalui TNI dan Polri.

Keberhasilan itu merupakan buah kesabaran semua pihak, termasuk Pemerintah Indonesia yang tidak lelah mengupayakan soft approach.

Menurutnya, ini dilakukan karena sejak awal keamanan dan keselamatan Pilot Susi Air itu menjadi prioritas bagi Pemerintah Indonesia.

Makanya, anggota TNI/Polri yang bertugas diminta tidak melakukan tindakan represif untuk membebaskan Philip.

”Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Presiden, bahwa pembebasan ini juga hasil dari kesabaran Pemerintah Republik Indonesia untuk tidak melakukan tindakan represif, karena keselamatan pilot adalah prioritas utama Pemerintah Republik Indonesia,” ungkap Hadi.

Hasilnya, pada Sabtu pagi Pilot Susi Air Philip bebas dan langsung dijemput ke Nduga. Hadi menyampaikan bahwa Philip dijemput Satgas Damai Cartenz dari TNI-Polri di Kampung Yuguru, Distrik Meborok, Kabupaten Nduga.

Dia langsung diterbangkan menggunakan helikopter ke Timika, Mimika. Di sana, kondisi fisik dan kejiwaan Philip langsung diperiksa. Utamanya kondisi kesehatannya setelah nyaris dua tahun berada di hutan bersama OPM.

”Dan selanjutnya diterbangkan dari Timika menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat terbang milik TNI. Saya mewakili Pemerintah Republik Indonesia secara resmi telah menyerahkan Kapten Pilot Philip (Mark) Mehrtens kepada Pemerintah Selandia Baru yang diwakili oleh Dubes Selandia Baru di Jakarta,” terang mantan panglima TNI itu.(jpc)

Editor : Alpin.
#pilot susi air #Philip Mark Mahrtens #opm