RADAR BOGOR - Isu soal sejumlah nama termasuk Rektor IPB University Prof Arif Satria yang masuk dalam menteri kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka kembali ramai dibicarakan.
Di Bogor sendiri, Rektor IPB Prof Arif Satria menjadi perbincangan karena masuk sebagai kandidat Menteri Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi.
Dikonformasi Radar Bogor, Rektor IPB University Prof Arif Satria enggan berkomentar banyak.
Prof Arif menyebut, bahwa dia menyerahkan itu pada Presiden Terpilih, Prabowo Subianto.
"Itu hak prerogratif presiden terpilih," kata dia.
Prof Arif juga menyebut, bahwa tentu apapun pilihan Presiden Terpilih, itu yang terbaik untuk bangsa. (*)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga