Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Waspada Warga Bogor, Glaucoma Sebabkan Kebutaan, Ini Faktor Penyebabnya

Reka Faturachman • Senin, 28 Oktober 2024 | 22:08 WIB
RSUD Kota Bogor lakukan podcast membahas glaucoma dan kebutaan.
RSUD Kota Bogor lakukan podcast membahas glaucoma dan kebutaan.

RADAR BOGOR - Warga Bogor harus mengetahui, bahwa Glaucoma menjadi salah satu penyakit penyebab kondisi kebutaan pada manusia.

Kebutaan yang ditimbulkan penyakit Glaucoma, menurut dokter RSUD Kota Bogor, bahkan bersifat irreversible (tidak akan kembali normal).

Dokter Spesialis Mata RSUD Kota Bogor, dr. Rudy Soedjono Dorestia menjelaskan, glaucoma terjadi akibat adanya tekanan bola mata yang tinggi, yang bisa sebabkan kebutaan.

Akibat tidak seimbangnya antara produksi dan pengeluaran cairan mata sehingga menyebabkan kerusakan pada saraf mata.

Rudy menyebut, penyakit ini juga bersifat progresif yakni semakin lama kondisinya akan semakin memburuk.

Penyakit ini menyerang penglihatan mata penderitanya mulai dari bagian samping hingga ke tengah. Penderita akan mengalami sensasi layaknya melihat dari dalam terowongan.

"Glaucoma terbagi menjadi 2, glaucoma murni dan sekunder. Glaucoma murni akibat sirkulasi cairan yang tidak seimbang. Sementara yang sekunder akibat penyebab lain seperti katarak, diabetes, kelainan imun, atau kortikosteroida," jelas dia.

Terdapat beberapa faktor resikk yang menyebabkan timbulnya glaucoma. Di antaranya adanya riwayat keluarga yang mengidap glaucoma, ras, dan tingkat miopi tinggi.

Karena dapat disebabkan genetik, Rudy menyarankan masyarakat yang memiliki riwayat keluarga glaucoma untuk sesegera mungkin melakukan deteksi dini.

"Kini RSUD Kota Bogor memiliki pelayanan yang lebih lengkap dan bisa mendeteksi glaucoma lebih awal dengan hasil yang lebih cepat. Di antaranya ada USG, pemeriksaan lapang pandang dengan perimetri, dan alat Optical Coherence Tomography (OCT)," beber Rudy.

Sementara untuk pengobatan glaucoma, Rudy menyebut terdapat beberapa terapi yang bisa dilakukan. Mulai dari pemberian obat secara bertahap, metode laser iris mata, pembuatan bypass cairan (trabekulotomi), hingga Minimally Invasive Glaucoma Surgery (MIGS).

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #kebutaan #glaucoma