Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Diskusi CCF 9, CPROCOM Bahas Pentingnya Green Technology di Perusahaan untuk Perubahan Iklim

Muhamad Rifki Fauzan • Sabtu, 9 November 2024 | 21:10 WIB
Tangkapan layar zoom meeting saat berlangsungnya kegitan diskusi CCF 9 yang diselenggarakan CPROCOM, Sabtu (9/11/2024).
Tangkapan layar zoom meeting saat berlangsungnya kegitan diskusi CCF 9 yang diselenggarakan CPROCOM, Sabtu (9/11/2024).

RADAR BOGOR - Center For Public Relation, Otreach and Communication (CPROCOM) menghelat diskusi Climate Communication Forum atau CCF 9, Sabtu (9/11/2024).

Diskuis CCF 9 yang diinisiatori CPROCOM itu berlangsung secara daring atau lewat zoom meeting dengan topik pembahasan pentingnya perusahaan menerapkan Green Technology.

Meski diselenggarakan via daring, tampak para peserta sangat interaktif untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan CPROCOM.

Para peserta yang didominasi pemangku kebijakan di sejumlah perusahaan swasta dan para akademisi tidak segan untuk saling berbagi informasi tentang cara penerapan Green Technology di tempatnya masing masing.

Trainner and Consultan CPROCOM, Muhammad Lauda menjelaskan, secara umum Green Technology adalah penggunaan teknologi yang ramah lingkungan

“Dalam konteks manajemen, tentunya penggunaan teknologi ini diaplikasikan terhadap operasional bisinis harian, baik itu perencanaan strategis ataupun pengambilan keputusan,” jelas Lauda dalam paparan materinya.

Lebih lanjut salah seorang narasumber dalam kegiatan Diskuis CCF 9, Yacobus Mardagiono menjelaskan ada beberapa manfaat apabila perusahaan menerapkan Green Techology.

Pertama, kata Yacobus, penghematan biaya karena dengan mangadopsi teknologi hijau akan adanya pengurangan biaya pada sektor sektor energi seperti air, gas.

“Menurut penelitian pengurangan yang dihasilkan lewat tekenologi hijau itu ada sekitar 20 sampai 30 persen dalam setahun,” jelas Yacobus.

Tidak hanya itu, Yacobus juga menjelaskan bahwa perusahaan yang menggunakan Green Technologi dapat memperbaiki reputasinya didepan para investor.

Sebab menurutnya, investor atau konsumen sekalipun, jika ingin membeli suatu barang, melihat terlebih dahulu seberapa besar kontribusi perusahaan terhadap perubahan iklim.

“Dan yang terakhir mendukung. mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), baik itu SDGs 12 atapun SEGs 13, yang berfokus pada pengurangan dampak perubahan iklim,” ungkapnya.

Didalam praktiknya, Yacobus menjelaskan perusahaan bisa memulainya dengan hal hal kecil, seperti memasang peringatan tentang hemat listrik.

“Atau bahkan menggunakan keran air yang bisa mengurangi debit air saat digunakan,” pungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#perubahan iklim #CPROCOM #green technology