Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Lagi, ASDP Tambah Pelayaran

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 12 November 2024 | 06:32 WIB
Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi lagi
Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi lagi

RADAR BOGOR – Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengalami erupsi.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wafid menuturkan, erupsi masih terjadi hingga, Senin 11 November 2024.

Wafid mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada serta mengikuti arahan pemda.

’’Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki harus mewaspadai potensi banjir lahar pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung itu,’’ ujar Wafid.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki sejak 3 November pukul 24.00 Wita menjadi level IV (awas) dari sebelumnya level III (siaga).

Meningkatnya aktivitas vulkanis menjadi dasar peningkatan status itu.

Selain itu, Gunung Rokatenda di NTT dan Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara, dinaikkan statusnya.

Gunung Rokatenda naik status menjadi level II (waspada) dan Gunung Lokon naik ke status level III (siaga) mulai Minggu 10 November 2024.

Wafid menyebutkan, kenaikan status itu berdasar hasil analisis data visual dan instrumental serta potensi ancaman bahaya.

Masyarakat maupun pemda dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung Rokatenda melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play Store atau melalui website serta media sosial PVMBG (Facebook, Instagram, dan X PVMBG).

’’PVMBG Badan Geologi akan mengevaluasi kembali tingkat aktivitas dua gunung api tersebut secara berkala. Tingkat aktivitas dan rekomendasi Gunung Rokatenda ini tetap berlaku selama belum ada perubahan dari PVMBG,’’ jelas Wafid.

ASDP Tambah Pelayaran

Sementara itu, kendaraan bermuatan bantuan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki tampak mengular di Pelabuhan Bolok, Kupang, NTT.

Guna mengakomodasi pengiriman bantuan yang terus meningkat, ASDP menambah jadwal pelayaran dan menyiapkan satu kapal cadangan.

Pengiriman bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui jalur laut menjadi satu-satunya opsi yang tersedia.

Sebab, beberapa bandara di NTT masih ditutup akibat abu vulkanis.

Supervisor ASDP Kupang Gabriel Da Silva mengungkapkan, pihaknya telah melaksanakan empat pelayaran khusus untuk pengiriman bantuan ke Flores Timur sejak bencana terjadi.

’’Tiga di antaranya merupakan trip reguler, sementara satu lainnya adalah ekstratrip. Kami juga menyiapkan satu kapal cadangan agar dapat diberangkatkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan,” terangnya.

Gabriel menambahkan, bantuan logistik yang diangkut meliputi kebutuhan dasar bagi para pengungsi yang berada di sejumlah posko di Flores Timur.

”Kami mengangkut semua kebutuhan yang berkaitan dengan penanggulangan bencana agar dapat secepat mungkin sampai ke tangan pengungsi,” jelasnya.

Sejak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, pemerintah dan berbagai pihak terkait terus berkoordinasi dalam pendistribusian bantuan.

Baca Juga: Keren, Pramuka Kota Bogor Kenalkan Budaya Lokal Lewat Program Sagamihara Ken-Oh Rally Scout of Japan

Jalur laut melalui Pelabuhan Bolok, Kupang, menjadi penghubung utama bantuan untuk disalurkan ke Flores Timur. (dee/c19/oni)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#ntt #Gunung Lewotobi #erupsi #gunung lokon