RADAR BOGOR - Korban game online terlarang terus bertambah, bahkan di Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo atau RSCM tercatat sebanyak 126 orang menjalani rawat jalan.
Sedangkan, selama Januari sampai Oktober ada 46 orang menjalani rawat inap di RSCM.
Kepala Divisi Psikiatri RSCM, dr Kristiana Siste Kurniasanti SpKJ menyatakan, pasiennya yang dirawat karena game online terlarang bukanlah pengangguran.
’’Mereka masih bekerja, bahkan tulang punggung keluarga,” katanya.
Mereka yang ketergantungan game online terlarang sampai ada yang mau mengakhiri hidupnya karena mencoba berhenti main.
Permainan itu membuat korban terjebak karena merasa tidak bisa berhenti dari siklus game online terlarang dan akhirnya melakukan pinjaman online.
Bahkan, ada yang sampai ke ranah kriminal dengan mengambil barang orang lain.
’’Ada yang sadar mau berhenti game online terlarang, tapi otaknya tidak bisa berhenti. Gejala fisiknya, ada yang cemas sampai denyut jantung meningkat,” ungkapnya. (tyo/wan/lyn/c6/dio)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim