RADAR BOGOR - Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas update terbaru mengenai pencairan bantuan sosial (bansos), khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bagi penerima manfaat PKH yang sedang dalam proses peralihan dari pos ke kartu KKS, terdapat beberapa perubahan status yang perlu diperhatikan.
Awalnya, pada tanggal 14 November 2024, tercatat adanya peningkatan jumlah KPM yang masuk dalam tahap evaluasi komponen.
Namun, pada tanggal 15 November 2024, jumlah KPM yang tercatat dalam tahap evaluasi komponen justru menjadi nol.
Hal ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, seperti adanya pembaruan sistem atau proses evaluasi yang masih berlangsung.
Disarankan untuk terus memantau perkembangan terbaru melalui aplikasi atau website resmi.
Untuk penerima manfaat BPNT dan PKH yang sudah memiliki kartu KKS, proses pencairan masih terus berlangsung.
Beberapa penerima sudah menerima informasi mengenai verifikasi rekening, namun pencairan dana belum dilakukan.
Hal ini mengindikasikan bahwa proses pencairan masih dalam tahap akhir.
Meskipun ada beberapa penundaan pencairan bansos menjelang Pilkada, ada beberapa jenis bantuan sosial yang tetap cair, yaitu:
- Program Indonesia Pintar (PIP): Bantuan ini ditujukan bagi siswa-siswi yang memenuhi syarat. Pencairan dana dapat dilakukan melalui rekening Simpel.
- Bantuan Atensi Yatim Piatu: Bantuan ini diberikan kepada anak yatim piatu dan disalurkan melalui bank atau PT Pos Indonesia.
- PKH dan BPNT Susulan: Beberapa penerima manfaat PKH dan BPNT dilaporkan telah menerima pencairan dana tambahan.
Selalu perbarui informasi pencairan bansos melalui sumber resmi dan cek secara berkala saldo rekening penerima.
Jika mengalami kendala, segera hubungi layanan pengaduan yang telah disediakan.
Proses pencairan bansos masih terus berjalan, meskipun terdapat beberapa kendala dan perubahan status.
Bagi penerima manfaat, disarankan untuk bersabar dan terus memantau informasi terbaru.
Pemerintah terus berusaha agar penyaluran bansos dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.***
Editor : Halimatu Sadiah