RADAR BOGOR - Salah satu tantangan terberat bagi para pasangan hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR) adalah komunikasi.
Tipe pasangan LDR ini juga sangat menguji komitmen dan kesetiaan.
Sebagian orang mungkin kesulitan menjaga keharmonisan hubungan LDR, namun hal ini bukan berarti mustahil.
Menurut pandangan psikolog, ada beberapa kesalahan umum dalam hubungan LDR yang dapat memicu konflik dan memperburuk keadaan.
Dilansir Radar Bogor dari Simply Psychology, berikut adalah cara mempertahankan hubungan LDR dengan menghindari kesalahan tersebut agar tetap harmonis meski terpisah jarak.
1. Kurangnya ekspresi cinta
Baca Juga: Baru Sepekan, Warga Kampung Pensiunan Bogor Kembali Banjir, Ini Penyebabnya
Kurangnya kehadiran fisik dalam hubungan jarak jauh dapat menyebabkan penurunan hubungan emosional secara bertahap.
Hal ini terjadi karena kita sulit menangkap sinyal nonverbal yang menyampaikan emosi, seperti ekspresi dan bahasa tubuh.
Solusinya, cobalah untuk menyampaikan perasaan cinta kepada pasangan melalui komunikasi yang positif dalam frekuensi tertentu.
2. Terlalu insecure
Saat menjalin hubungan LDR, beberapa orang pasti merasa cemas dan takut pasangan mereka akan selingkuh.
Perasaan insecure atau tidak aman ini muncul karena adanya keraguan dan ketidakpercayaan terhadap pasangan.
Untuk mengatasinya, kita perlu melakukan komunikasi terbuka, saling memastikan, dan memahami satu sama lain.
3. Mengabaikan waktu bersama
Komunikasi adalah satu-satunya cara untuk saling terhubung saat menjalin asmara LDR.
Jika salah satu pihak mengabaikan komunikasi, hal ini dapat mengakibatkan erosi emosional di pihak lain, seperti kesepian dan isolasi.
Untuk mengatasi hal ini, cobalah mengembangkan rutinitas bermakna dan merencanakan pengalaman yang berkesan, seperti merayakan hari ulang tahun bersama melalui video call.
4. Mengabaikan hal-hal kecil
Terkadang, hal kecil seperti ucapan “hati-hati di jalan” atau selipan kata “love you” sangat krusial untuk menjaga hubungan LDR.
Mengabaikan hal-hal seperti ini dapat membuat pasangan merasa kurang diapresiasi dan diabaikan.
Dalam hal ini, kita harus mengetahui love language pasangan kita dan sebaliknya, lalu saling menghargai.
5. Tidak mau beradaptasi
Situasi yang tidak terduga, seperti perubahan jadwal, kadang membuat pasangan LDR harus menyesuaikan rutinitas komunikasi mereka.
Jika salah satu pihak menolak untuk beradaptasi, hal ini bisa berujung pada kesalahpahaman dan komunikasi yang tegang.
Cara mempertahankan hubungan LDR dalam situasi seperti ini adalah dengan menerima perubahan serta secara proaktif mengatasi tantangan.
6. Pengembangan diri yang terhambat
Terkadang, secara tidak sadar, seseorang terlalu fokus pada hubungan LDR dan justru mengabaikan kepuasan dan pengembangan diri.
Padahal stagnasi ini bisa menyebabkan kedua belah pihak merasa bosan dan tidak puas.
Jika salah satu pihak mengalami hal ini, ada baiknya pihak lainnya memberikan dorongan untuk bisa maju dan berkembang bersama.
7. Menekan untuk membuat waktu bersama yang terbatas menjadi sempurna
Baca Juga: Jadi Salah Satu Kunci Sukes Dalam Menjalin Hubungan, Yuk Mengenal 5 Bahasa Cinta. Kamu yang Mana?
Saat LDR, bertemu secara langsung mungkin sangat jarang terjadi.
Liburan kecil yang seharusnya dinikmati secara santai justru berubah menjadi hal yang terburu-buru dan penuh ekspektasi karena tekanan "perfect quality time".
Agar hubungan tidak menegang, lakukanlah komunikasi untuk menyeimbangkan kegiatan yang direncanakan dengan tulus dan pengertian.
Kunci utama untuk menjaga hubungan LDR adalah komunikasi yang terjaga, saling mempercayai, positif, dan saling menghargai.
Jangan ragu untuk memulai percakapan jika ada masalah, agar hubungan LDR tetap harmonis dan terjaga.***
Editor : Halimatu Sadiah