RADAR BOGOR – Fenomena unik terjadi di Gunungkidul, Yogyakarta dan viral di jagat maya yakni banyaknya ulat jati menggantung di sepanjang jalan.
Pada 19 November 2024, akun X @YogyakartaCity membagikan video ratusan ulat jati yang menggantung di sepanjang jalan yang tertutup kebun jati.
Fenomena ini menciptakan pemandangan yang tidak biasa sekaligus perasaan geli bagi sebagian orang.
Saking banyaknya ulat-ulat yang menggantung dengan benang tipis dan transparan, bodi mobil yang lewat pun dipenuhi oleh ulat yang menggeliat.
Para pemotor bahkan perlu mempersenjatai diri mereka dengan ranting kayu yang cukup panjang untuk memindahkan para ulat dari area jalan.
Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan ulat jati ini bermunculan dan menggantung dari pohonnya? Simal ulasan selengkapnya.
Fenomena Unik Ulat Jati di Gunungkidul
Meski terdengar cukup menggelikan dan menakutkan, fenomena ulat jati yang menggantung ini cukup lazim terjadi.
Lokasinya tidak terbatas pada Gunungkidul saja, melainkan di beberapa daerah lain di Indonesia dengan kebun jati yang cukup luas, termasuk Tuban.
Fenomena ini bisa terjadi karena “bergelantungan” adalah salah satu tahap atau fase dari kehidupan ulat jati.
Saat masih menjadi telur dan ulat, ulat jati memang biasanya berada di atas pohon, mengkonsumsi daun-daun jati sepanjang hidupnya.
Namun ketika fase kehidupannya berlanjut untuk menjadi kepompong, ulat jati akan turun dari pohon menggunakan benang-benang transparan dari tubuh mereka.
Hal ini dilakukan untuk mencari tempat yang aman di tanah dan menyelesaikan siklus hidup mereka.
Umumnya, fenomena ini tidak terjadi dengan ratusan ulat sekaligus. Namun kondisi cuaca yang belakangan ini sering hujan memicu meledaknya populasi ulat jati.
Dampak Fenomena Hujan Ulat Jati
Sebenarnya tidak ada dampak besar dari fenomena ini. Karena meskipun terlihat mengganggu, ulat jati tidak berbahaya bagi manusia.
Ulat jati juga tidak membuat kerusakan permanen pada pohon jati atau tanah habitat mereka.
Keberadaan ulat jati justru bagus karena ulat ini berperan besar dalam siklus daur ulang nutrisi di tanah.
Keberadaan mereka bisa menjaga kesuburan tanah dan tumbuhan di sekitarnya untuk musim-musim berikutnya.
Jika kamu berniat untuk bepergian dan melewati perkebunan jati, ada baiknya mempersiapkan jas hujan untuk pencegahan jika jalan tertutup ratusan ulat jati yang menggantung.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim