Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cek BPOM Dulu! Ini Dampak Buruk Menggunakan Skincare Etiket Biru Tanpa Resep Dokter

Diyah Feronika • Kamis, 21 November 2024 | 06:04 WIB
Ilustrai bisnis industri skincare
Ilustrai bisnis industri skincare

RADAR BOGOR – Penggunaan skincare kini telah menjadi rutinitas keseharian untuk menjaga kesehatan serta kecantikan kulit.

Namun, standar kecantikan yang tinggi sering kali membuat banyak orang mencari hasil instan meski harus menggunakan skincare bahan berbahaya.

Salah satunya adalah dengan mengandalkan skincare beretiket biru yang seharusnya hanya digunakan dalam pengawasan dokter ahli.

Tanpa resep atau rekomendasi medis, penggunaan jenis skincare ini justru bisa berakibat fatal bagi kesehatan kulit.

Itu mengapa penting untuk memastikan produk skincare yang akan dibeli terdaftar di BPOM.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, berikut ulasan Radar Bogor mengenai dampak buruk dari penggunaan skincare etiket biru tanpa resep dokter.

Skincare Etiket Biru

Sebelum memasuki topik, kita perlu mengetahui tentang skincare beretiket biru terlebih dahulu.

Menurut Dokter Refla Syarif, skincare etiket biru adalah skincare yang diresepkan oleh dokter dan diracik oleh apoteker berlisensi dan resmi.

Jadi, skincare ini hanya bisa didapat dari konsultasi dengan dokter ahli dan hanya ditujukan untuk pasien yang berkonsultasi tersebut.

Skincare ini seringkali berbentuk krim yang dikemas dalam pot kecil yang memiliki label atau etiket berwarna biru yang berisi nama apotek serta apoteker yang meracik.

Skincare jenis ini sangat dilarang untuk diperjualbelikan karena sudah termasuk dalam kategori obat dan hanya untuk pasien yang mendapatkan resep.

Alasan lain mengapa jenis skincare ini dilarang beredar bebas karena secara umumnya skincare beretiket biru mengandung hidroquinon atau merkuri yang tinggi.

Padahal sejak 2008, BPOM sudah melarang penggunaan hidroquinon dalam produk skincare.

Dampak Buruk Menggunakan Skincare Etiket Biru Tanpa Resep Dokter

Baca Juga: Pilih Skincare dengan Cerdas bersama Skincare Asal Bogor, WANHA Beauty

Menurut pendapat Dokter Refla Syarif dan Dokter Kamila Jaidi melalui edukasinya, keduanya mewanti-wanti penggunakan skincare etiket biru karena potensi kerusakan pada kulit akibat penggunaan hidroquinon dan merkuri sangat besar.

Penggunaan hidroquinon dan merkuri memang bisa membuat kulit lebih cepat putih dan memberikan hasil yang instan.

Hanya saja penggunaan jangka panjang dua bahan tersebut bisa menyebabkan ochronosis eksogen yang membuat kulit menjadi hitam kebiruan.

Flek hitam ini sangat sulit dihilangkan dan beberapa orang tidak bisa sembuh dari hiperpigmentasi paradoks ini.

Hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh BPOM pada tikus percobaan juga menunjukkan bahwa hidroquinon dapat menyebabkan kanker.

Terlebih lagi, merkuri adalah salah satu jenis logam berat yang bisa bersifat toksisitas jika terserap oleh tubuh.

Beberapa masalah kesehatan yang timbul akibat merkuri adalah kerusakan sistem saraf, kerusakan ginjal, gangguan sistem imun, kerusakan kulit, dan masih banyak lagi.

Jadi sebisa mungkin hindari membeli skincare dengan etiket biru.

Selain menyalahi aturan BPOM, skincare tersebut tidak aman untuk kesehatan kita.***

Editor : Halimatu Sadiah
#Etiket Biru #kesehatan kulit wajah #skincare