Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Fakta-Fakta Kasus Polisi Tembak Polisi di Polres Solok Selatan: Sosok AKP Dadang Iskandar hingga Penyataan Kapolri

Lucky Lukman Nul Hakim • Sabtu, 23 November 2024 | 09:47 WIB
AKP Dadang Iskandar ditangkap usai diduga menembak rekannya sesama polisi yakni AKP Ulil Ryanto Anshari hingga meninggal dunia.
AKP Dadang Iskandar ditangkap usai diduga menembak rekannya sesama polisi yakni AKP Ulil Ryanto Anshari hingga meninggal dunia.

RADAR BOGOR - AKP Dadang Iskandar yang merupakan Kabag Ops Polres Solok Selatan masih menjalani pemeriksaan usai diduga menembak AKP Ulil Ryanto Anshari. Peristiwa polisi tembak polisi itu pun menyedot perhatian.

Berikut fakta-fakta kasus polisi tembak polisi yang terjadi di Solok Selatan, Sumatera Barat sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber.

Kronologi Polisi Tembak Polisi

Peristiwa penembakan terjadi Jumat (22/11/2024) pukul 00.43 WIB di parkiran Polres Solok Selatan yang berlokasi di Padang Gantiang, Kecamatan Sangir Jujuan, Kabupaten Solok Selatan.

AKP Dadang Iskandar diduga menembak rekannya memakai senjata api dan mengenai wajah bagian pelipis dan pipi dan mengakibatkan AKP Ulil Ryanto Anshari meninggal dunia. 

Meski belum diketahui secara pasti, tetapi dari kabar yang beredar penembakan diduga terkait tambang galian C.

Mulanya AKP Ulil Ryanto menerima telepon dari AKP Dadang Iskandar terkait penangkapan pelaku tambang galian C oleh tim Reskrim Polres Solok Selatan. Pelaku lalu menjalani pemeriksaan. 

Di tengah pemeriksaan, tiba-tiba terdengar suara tembakan yang ternyata korbannya Kasat Reskrim AKP Ulil Ryanto Anshari.

 

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistiawan menyebut pihaknya masih menangani kasus tersebut.

"Iya benar terjadi Penembakan," ujar Kombes Pol Dwi Sulistiawan dikutip dari Instagram @humaspoldasumbar.

Pelaku saat ini masih dalam tahap pemeriksaan oleh tim di Polda Sumbar.

Terkait motif penembakan yang diduga dilakukan AKP Dadang Iskandar, Kombes Dwi belum mengungkapkannya karena masih dalam penanganan. 

"Nanti perkembangan lebih lanjut akan disampaikan," sambungnya.

Sosok AKP Dadang Iskandar 

AKP Dadang Iskandar merupakan Kepala Bagian Operasional atau Kabag Ops Polres  Solok Selatan, Polda Sumbar. 

Sebelum menjadi Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang pernah bertugas di berbagai posisi strategis.

Di antaranya, sebagai Kasatresnarkoba Polres Kota Padang sejak tahun 2019-2020. Ia juga juga pernah menjabat Kapolsek Sangir Polda Sumatera Barat.

Sedangkan korban penembakan, AKP Ulil Ryanto Anshari merupakan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2012 itu pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Magelang.

Penyataan Kapolri 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menanggapi kasus yang menewaskan anggotanya tersebut.

Kapolri menyatakan memerintahkan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono mengusut tuntas kasus tersebut termasuk motif penembakan di Polres Solok Selatan.

"Pak Kapolda sudah melaporkan kepada saya terkait peristiwa yang terjadi, dan saya minta untuk mendalami motifnya," kata Kapolri Sigit dilansir PMJ News.

Kapolri menegaskan pelaku harus ditindak tegas karena kasus tersebut telah mencederai institusi kepolisian.

Terlebih menurut Kapolri, jika motifnya ternyata dilakukan terhadap hal-hal yang selama ini dianggap mencederai institusi.

"Saya minta siapapun, apapun pangkatnya, tindak tegas, jangan usah ragu-ragu, apapun pangkatnya, tindak tegas secara etik," tegas Kapolri.

 

 

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#AKP Ulil Ryanto Anshari #polisi tembak polisi #AKP Dadang Iskandar #polres solok selatan #penembakan