Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

10 Hewan Langka Asli Jawa Barat: Pesona Fauna yang Terancam Punah, Simak Selengkapnya di Sini

Fadil Ma'ruf • Kamis, 5 Desember 2024 | 19:11 WIB

Potret hewan di Jawa Barat.
Potret hewan di Jawa Barat.

RADAR BOGOR - Jawa Barat memiliki kekayaan alam melimpah dan menjadi rumah bagi berbagai spesies fauna endemik yang tak ditemukan di tempat lain dan berikut 10 hewan langka asli Jabar. 

Namun, di balik keindahan alamnya, beberapa hewan khas ini menghadapi ancaman serius akibat kerusakan habitat, perburuan liar, dan perubahan iklim. 

Berikut sepuluh hewan langka asli Jawa Barat yang keberadaannya kini sangat kritis dan membutuhkan perhatian kita bersama, sebagaimana yang dikutip dari Youtube Dunia Binatang.  

Baca Juga: 10 Universitas Terbaik di Indonesia Tahun 2024 Versi EduRank, Kampus di Bogor Nomor Berapa?

1. Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas)

Sebagai predator puncak, macan tutul Jawa memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. 

Dengan bulu cokelat kekuningan dihiasi bintik hitam khas, hewan ini menjadi ikon keindahan hutan Jawa. 

Sayangnya, perburuan liar dan deforestasi membuat populasinya terus menurun. 

Upaya konservasi kini dilakukan di taman nasional seperti Gunung Gede Pangrango dan Ujung Kulon.  

Baca Juga: 10 Deretan Daerah Paling Maju di Jawa Barat Berdasarkan IPM, Bogor Nomor Berapa?

2. Surili Jawa (Presbytis comata)

Primata pemalu ini hidup di ketinggian hutan pegunungan, menjelajahi pepohonan tinggi untuk mencari dedaunan dan buah-buahan. 

Dengan bulu abu-abu keperakan dan wajah putih khas, surili Jawa adalah salah satu primata paling unik di Indonesia. 

Namun, aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dan perburuan membuatnya semakin terancam.  

3. Lutung Jawa (Trachypithecus auratus)

Dikenal juga sebagai lutung budeng, primata ini memiliki bulu hitam legam saat dewasa, sementara bayi-bayinya berbulu oranye cerah. 

Lutung Jawa menghadapi tekanan dari perburuan ilegal dan kerusakan habitat, menjadikannya spesies yang sangat dilindungi.  

kuBaca Juga: Kue Balok: Kuliner Legendaris di Bogor yang Ada Sejak 1952, Ini Tips Supaya Tidak Kehabisan

4. Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)

Badak bercula satu ini adalah salah satu mamalia paling langka di dunia. 

Hanya ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, populasinya diperkirakan kurang dari 70 ekor. 

Ancaman penyakit, bencana alam, dan hilangnya habitat membuat badak Jawa menjadi simbol penting perlindungan satwa Indonesia.  

5. Banteng Jawa (Bos javanicus javanicus)

Dengan tubuh kekar dan bulu yang bervariasi, banteng Jawa adalah subspesies endemik yang terancam punah. 

Baca Juga: 11 Ramalan Gus Dur yang Jadi Kenyataan: Bukti Kearifan dan Keunikan Sang Bapak Pluralisme

Hilangnya habitat dan perburuan untuk daging serta tanduk membuat populasinya terus berkurang. 

Masalah lain adalah ancaman kawin silang dengan sapi ternak lokal, yang mengancam kemurnian genetiknya.  

6. Kijang Jawa (Muntiacus muntjak montanus)

Kijang merah ini dikenal sebagai pelari lincah di hutan-hutan Jawa Barat. 

Namun, perburuan liar dan deforestasi membuat keberadaannya semakin terancam. 

Tanduknya yang sering dijadikan hiasan juga menjadi salah satu alasan utama populasi hewan ini menurun.  

Baca Juga: Perjalanan Megawati Hangestri, Sang Megatron yang Membawa Red Sparks Bangkit di Liga Voli Korea

7. Owa Jawa (Hylobates moloch)

Primata arboreal ini memiliki bulu abu-abu keperakan yang membuatnya disebut silver gibbon. 

Owa Jawa adalah spesies yang sangat langka dan menghadapi ancaman serius dari hilangnya habitat serta perburuan. 

Keberadaannya menjadi pengingat betapa pentingnya konservasi hutan.  

8. Kucing Hutan Jawa (Prionailurus bengalensis javanensis)

Baca Juga: Menilik Tugu Dua Abad: Jejak Sejarah dan Penanda Perjalanan 200 Tahun Kebun Raya Bogor

Kucing liar ini memiliki tubuh kecil namun lincah, dengan bulu berbintik yang memukau. 

Sayangnya, habitatnya tergerus oleh aktivitas manusia, dan ia sering diburu untuk dijadikan hewan peliharaan eksotis, meski sangat sulit dijinakkan.  

9. Kukang Jawa (Nycticebus javanicus)

Primata kecil ini dikenal sebagai ‘slow loris’ karena gerakannya yang lamban. 

Dengan mata besar dan ekspresi menggemaskan, kukang sering menjadi target perdagangan ilegal. 

Padahal, mereka adalah spesies dilindungi yang menghadapi ancaman serius dari hilangnya habitat.  

10. Elang Jawa (Nisaetus bartelsi)

Sebagai burung pemangsa endemik, elang Jawa sering dikaitkan dengan lambang negara Indonesia, burung Garuda. 

Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Religi di Kota Bogor: Tempat Penuh Sejarah dan Keindahan

Dengan penampilannya yang gagah dan berwibawa, elang ini menjadi simbol kebanggaan. 

Namun, jumlahnya yang semakin langka membuat konservasi menjadi kebutuhan mendesak.  

Upaya Konservasi untuk Masa Depan

Berbagai program konservasi kini tengah diupayakan untuk melindungi hewan-hewan langka seperti patroli anti-perburuan, penelitian populasi, dan edukasi masyarakat.

 

 

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#jawa barat #terancam punah #hewan langka