RADAR BOGOR - Adita Irawati menjadi sorotan karena menyebut rakyat jelata saat menanggapi terkait Gus Miftah dan penjual es teh yang viral di media sosial.
Adita Irawati yang merupakan juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan itu pun mendapat kritikan dari warganet. Berikut profil Adita Irawati yang kini menjadi perbincangan di jagat maya.
Dalam sebuah video yang beredar Adita Irawati memberi pernyataan terkait peristiwa yang terjadi antara Gus Miftah yang merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan dengan penjual teh.
Sebelumnya pemilik nama Miftah Maulana Habiburrahman viral karena melontarkan ucapan kasar kepada penjual es teh bernama Sunhaji.
Setelah video tersebut viral Gus Miftah telah menyampaikan permintaan maaf dan bertemu langsung dengan penjual es teh asal Magelang, Jawa Tengah.
Di sisi lain, peristiwa tersebut mengundang reaksi dan tanggapan berbagai pihak. Termasuk Adita Irawati yang merupakan juru bicara (jubir) Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Namun videonya menuai kritikan warganet. Dalam pernyataan, ia sangat menyesalkan kejadian tersebut.
Adita kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram Kantor Komunikasi Kepresidenan.
"Saya memahami diksi yang saya gunakan dianggap kurang tepat untuk itu secara pribadi saya memohon maaf atas kejadian ini yang menyebabkan kontroversi di tengah masyarakat.
Kejadian ini sama sekali tidak disengaja dan sangat mungkin terjadi karena pergeseran makna yang saya gunakan di era saat ini," ujar Adita Irawati dalam video yang dirilis melalui Instagram @pco.ri.
Profil Adita Irawati
Menilik akun Linkedin Adita Irawati, ia telah malang melintang berkarier di dunia komunikasi.
Wanita kelahiran Yogyakarta, 15 Februari 1971 dan saat ini berusia 53 tahun.
Sebelum dilantik menjadi jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan, ia pernah menjabat sebagai Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2020 hingga Oktober 2024. Ia juga menjabat sebagai Komisaris Citilink Indonesia.
Adita menempuh pendidikan sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta jurusan Hubungan Internasional.
Setelah lulus, pada 1994 ia memulai karier sebagai Trainee Manager di McDonald's Indonesia Yogyakarta sampai 1995.
Setelah itu ia berkarier di sejumlah perusahaan di antaranya di PT Indosat dan menempati berbagai posisi. Selain itu juga sempat berkarier di Telkomsel pada 2013 sampai 2018 sebagai Vice President Corporate Communications.
Kariernya terus berlanjut hingga ia mendapat amanah sebagai Staf Khusus Keprisdenan RI bidang komunikasi pada Mei 2018 - November 2019.
Adita kemudian kini dipercaya sebagai juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim