RADAR BOGOR - Pengacara Elza Syarief dikabarkan dilarikan ke rumah sakit karena mengalami serangan jatung. Nama Elza Syarief pun menyedot perhatian dan berikut profil sang pengacara.
Pengacara kondang Elza Syarief itu kabarnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat usai terkena serangan jantung. Kondisi Elza Syarief sempat diungkap oleh pengacara Farhat Abbas.
Elza Syarief terlahir dari keluarga Minangkabau. Sang ayah Syarief Samsuddin dan ibunya bernama Betty Boerhanuddin.
Ayah Elza merupakan dosen ekonomi lulusan Universitas Indonesia tahun 1958 serta pernah menjadi pejabat tinggi di Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Dilansir laman resmi Elza Syarief, Elzalaw ia lahir di Jakarta, 24 Juli 1957 dan kini berusia 67 tahun.
Elza menempuh pendidikan Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Jakarta dan lulus 1987.
Kemudian melanjutkan ke S2 Magister Hukum Bisnis Universitas Padjajaran Bandung serta lulus tahun 2003. Elza lalu meraih gelar Doktor dari Universitas Padjajaran Bandung pada 2009.
Elza kini menyandang gelar Profesor. Ia ditetapkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum dan Teknologi.
Tak hanya itu sejumlah sertifikat pengacara juga dimilikinya di antaranya Sertifikat Pengacara di 1989 hingga Sertifikat Hukum Pasar Modal 1999.
Sepanjang kariernya di dunia pengacara, Elza berpengalaman sejak 1986 dengan menjadi Asisten Pengacara Ikatan Warga Satya (Ex CPM & POMAD) sampai 1987.
Ia juga pernah menjadi pengacara Palmer Situmorang, SH & Associate di 1988 dan sebagai Direktur Kriminal OC Kaligis, SH & Associate tahun 1988 sampai 1991.
Setelah itu mendirikan Kantor Hukum sendiri yakni Elza Syarief Law Office sejak 1991 sampai sekarang
Elza juga berpengalaman di sejumlah organisasi. Di antaranya pernah tergabung dalam Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI) sebagai Sekretaris Pengurus DKI Jaya periode 1992-1998.
Di 1998 sampai 2003 ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Himpunan Advokat dan Pengacara Indonesia (HAPI).
Elza sempat menjadi Direktur Advokasi Pengurus Serikat Pekerja Metal Indonesia pada 1999 sampai 2004.
Di luar dunia pengacara ia juga pernah menjadi Ketua I Persatuan Tinju Indonesia (PPI). Tak hanya menjadi pengacara Elza juga dikenal sebagai pengusaha dan memiliki sejumlah perusahaan.
Pada 2013 ia menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).
Berbagai kasus pernah ditangani Elza Syarif. Ia sering menangani kasus-kasus korporat besar, terutama perusahaan milik keluarga mantan Presiden RI Soeharto.
Di antaranya Mandala Permai, Timor Motor, Timor Industri Complement, Mandala Citra Unggulan, serta Citra Nasional.
Ia juga pernah menyedot perhatian karena menangani kasus korupsi yang melibatkan Muhammad Nazaruddin dalam perkara Wisma Atlet serta 39 kasus lainnya.
Kasus-kasus selebritis juga pernah ditangani olehnya. Para artis pernah menjadi kliennya seperti Maia Estianty, Tamara Bleszynski, Cut Memey, Cut Keke, serta Jessica Iskandar.
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim