RADAR BOGOR - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, persiapan sarana dan prasarana telah dipetakan.
Sebab, pergerakan orang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan sangat besar.
"Diperkirakan 110 juta masyarakat melakukan mobilitas, baik antardaerah maupun di dalam provinsi yang sama," ujar AHY seusai rapat terbatas.
Secara umum, AHY mengklaim kesiapan sudah berjalan baik.
Dari sisi infrastruktur, semua terminal, bandara, pelabuhan, hingga jalanan dalam kondisi baik.
Di ruas tol Jawa, sudah ada 90-an tempat istirahat yang disiapkan.
Untuk mengantisipasi kemacetan, sejumlah tol yang dalam penyelesaian juga akan dibuka secara fungsional.
Salah satunya, di rute Klaten–Prambanan.
Ada juga penambahan kapasitas jalan tol di sejumlah ruas.
"Misalnya, di Cikampek terjadi penambahan dari tiga menjadi empat jalur. Non-tol juga akan terus kita persiapkan," katanya.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengisyaratkan stimulus penurunan harga tiket hanya berlaku untuk pesawat.
"Sementara itu, jalur darat dan laut tidak ada. Tarif sementara yang berlaku sekarang ya normal," jelasnya.
Namun, untuk membantu sebagian masyarakat, pemerintah memberlakukan program mudik gratis di beberapa titik.
Termasuk di jalur laut. Untuk kuotanya, di jalur darat terdapat mudik gratis bagi 3.500 penumpang.
Di jalur laut, ada tiket gratis Nataru untuk 29.972 penumpang. Untuk 100 ruas yang dilayani.
"Untuk kereta api angkutan motor gratis juga ada," jelasnya. (far/idr/mia/hen/c19/ttg)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim