RADAR BOGOR - Dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2024, orang muda pegiat antikorupsi dari lima Provinsi yakni Sumatra Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Timur dan Daerah Khusus Jakarta melakukan Roadshow ke 3 kantor lembaga negara, yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan KEMENPAN-RB, Kamis (19/12/2024).
Kelompok Muda Berintegritas diterima oleh Lembaga tersebut di kantor masing-masing.
Dalam roadshow ini, Kelompok Muda Berintegritas menyampaikan sejumlah rekomendasi yang menjadi concern masalah pada isu integritas dalam hal pengadaan barang dan jasa pemerintah, penanganan penceganan dan penindakan kasus korupsi, penyelenggaran pemilu dan pilkada berintegritas, dan integritas aparatur sipil negara.
Direktur KOPEL Jabodetabek, Anwar Razak menjelaskan, rekomendasi tersebut berasal dari hasil kajian dari pemantauan kurang lebih 2 tahun yang dilakukan oleh Kelompok Muda Berintegritas di 5 daerah secara serentak sejak tahun 2023.
Beberapa temuan yang mendasar dari pantuan Kelompok Muda Beritegritas, pertama masih kurangnya transparansi dalam pengadaan barang dan jasa, yang menyebabkan kelompok muda tidak memiliki akses yang cukup untuk melakukan pemantauan.
Kedua, pengelolaan informasi public yang masih amburadul pada sejumlah unit pelayanan public seperti sarana Kesehatan dan Pendidikan di daerah.
Ketiga, masih rentannya praktek kongkalikong dan suap menyuap dalam proses pengadaan barang dan jasa akibat dari akses public yang terbatas dan lemahnya pembatasan pihak-pihak yang berkepentingan.
Keempat, praktek politik uang yang masih marak dan penanganannya yang tidak maksimal.
Kelima, masih maraknya keterlibatan ASN dalam politik praktis di Pemilu dan Pilkada.
"Dengan roadshow ini diharapkan bahwa keberadaan Kelompok Muda Berintegritas disadari sebagai sebuah bentuk gerakan kaum muda yang anti korupsi dan memiliki harapan untuk masa depan Indonesia yang bebas korupsi," jelasnya.
Selain itu, kata dia, diharapkan juga rekomendasi yang disampaikan oleh Kelompok Muda Berintegritas dapat ditindaklanjuti dengan tindakan nyata dan perbaikan kebijakan sebagai awal untuk membangun masa depan Indonesia yang bebas korupsi.
Hal ini sekaligus menegaskan, sambung dia, kelompok muda Indonesia memiliki kesiapan untuk bersama membangun akuntabilitas pemerintahan dan memastikan dampak perubahannya sampai kepada Masyarakat dan generasi muda Indonesia.
Roadshow ini difasilitas oleh Kemitraan, KOPEL Indonesia, ASA Indonesia, Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW). (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim