Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Stok Pupuk Nasional Capai 1,4 Juta Ton, Cukupkah untuk Kebutuhan Petani? Pupuk Indonesia Bilang Begini Soal Pupuk Bersubsidi

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 2 Januari 2025 | 06:29 WIB

Pupuk Indonesia mengungkapkan, stok pupuk nasional capai 1.497.507 ton.
Pupuk Indonesia mengungkapkan, stok pupuk nasional capai 1.497.507 ton.

RADAR BOGOR – Memasuki 2025, stok pupuk nasional sudah mencapai 1,4 juta ton.

PT Pupuk Indonesia (persero) optimistis jumlah tersebut bisa memenuhi kebutuhan pupuk tahun ini.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh menjelaskan, stok pupuk nasional per 27 Desember tahun lalu mencapai 1.497.507 ton.

Itu termasuk jumlah pupuk bersubsidi yang dimiliki Pupuk Indonesia sebanyak 1,06 juta ton.

Stok pupuk bersubsidi tersebut terdiri atas pupuk jenis urea sebanyak 544 ribu ton, NPK 472 ribu ton, NPK Formula Khusus 16 ribu ton, dan organik 35 ribu ton.

Sedangkan stok pupuk nonsubsidi sebanyak 428 ribu ton.

Itu terdiri atas urea sebesar 355 ribu ton dan NPK 72 ribu ton.

”Kami berkomitmen memastikan stok pupuk tersedia sesuai alokasi yang ditentukan. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan stok pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor guna mewujudkan swasembada pangan nasional,” paparnya, Rabu (1/1).

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi 2025 mencapai 9,55 juta ton.

Penambahan alokasi pada 2025 itu akan dibarengi dengan penyederhanaan alur distribusi pupuk bersubsidi langsung ke petani.

”Pupuk Indonesia siap menyalurkan pupuk bersubsidi dengan tepat jumlah dan tepat waktu pada 1 Januari 2025 sebagaimana arahan dari pemerintah,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Pupuk Indonesia memiliki 516 gudang lini II tingkat provinsi dan lini III tingkat kabupaten atau kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Semua fasilitas tersebut punya kapasitas total mencapai 2,89 juta ton.

Selain itu, infrastruktur distribusi Pupuk Indonesia didukung oleh 256 jasa ekspedisi truk, 125 kapal, dan 142 trayek pelayaran.

”Kami juga terus mengoptimalkan aplikasi Integrasi Pupuk Bersubsidi (iPubers) yang telah diterapkan pada 27 ribu kios. Aplikasi ini menjamin penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran,” jelasnya

Tahun lalu, penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 7,31 juta ton.

Pupuk yang berhasil disalurkan terdiri atas 3,69 juta ton urea, 3,5 juta ton NPK, dan 46 ribu ton pupuk organik. (bil/fal)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#indonesia #pupuk #petani