RADAR BOGOR—Fenomena astronomi hujan meteor bakal terjadi sepanjang 2025. Fenomena ini terjadi ketika meteoroid, partikel kecil dari luar angkasa, memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.
Sangat penting bagi pengamat astronomi untuk menikmati hujan meteor. Menurut laman resmi BRIN, Gerhana Puanandra Putri, peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN mengatakan bahwa sejumlah hujan meteor akan terjadi pada waktu yang hampir sama setiap tahun pada 2025.
"Jadi jika Bumi melewati lokasi tempat debu tadi berada, maka hujan meteor akan terjadi, pada waktu yang sama setiap tahunnya," kata Puan, dikutip Jumat (3/1/2025).
Berikut jenis dan jadwal hujan meteor yang akan terjadi pada tahun 2025 :
1. Hujan Meteor Quadrantid
Puncak hujan meteor Quadrantid diperkirakan terjadi pada 3-4 Januari 2025, dan akan menampilkan 40 meteor per jam di langit malam. Hujan meteor ini berasal dari butiran debu sisa komet 003 EH1.
2. Hujan Meteor Lirid
Hujan meteor Lyrid, yang merupakan salah satu hujan meteor tertua, diharapkan menghasilkan sekitar 10 hingga 15 meteor per jam selama puncak pada tanggal 20-21 April 2025.
3. Hujan Eta Aquariid Meteor
Hujan meteor Eta Aquariid akan puncak pada 3-4 Mei 2025. Salah satu dari dua hujan meteor yang berasal dari puing-puing Komet Halley adalah hujan meteor Eta Aquariid, yang dapat menghasilkan 42 hingga 43 meteor per jam ketika benar-benar purnama.
4. Hujan Meteor Perseid
Daftar dan jadwal hujan meteor tahun 2025 selanjutnya menunjukkan bahwa hujan meteor Perseid akan terjadi pada 12-13 Agustus.
Hujan meteor ini terjadi saat Bumi melewati puing-puing Komet Swift-Tuttle, yang terakhir kali melintas dekat Bumi pada tahun 1992.
Jumlah meteor yang melesat rata-rata sekitar 100 meteor per jam, tetapi intensitas fenomena langit tahunan ini dapat mencapai 150 hingga 200 meteor per jam, menurut NASA.
5. Hujan Meteor Draconid
Pada 8 Oktober 2025, hujan meteor Draconid akan mencapai puncaknya, memunculkan 10 meteor setiap hari. Dianggap unik, fenomena ini terjadi kapan saja saat Matahari tenggelam.
6. Hujan Meteor Orionid
Dua hujan meteor yang terjadi setiap tahun adalah hasil dari komet Halley yang terakhir terlihat di bagian dalam tata Surya pada tahun 1986. Ini adalah fenomena langit tahunan. Hujan meteor Orionid akan mencapai puncaknya pada 22 dan 23 Oktober 2025.
7. Hujan Meteor Leonid
Dalam daftar hujan meteor yang akan terjadi di tahun 2025, hujan meteor Leonid diperkirakan akan terjadi pada tanggal 16-17 November 2025, saat fase bulan mencapai 23 persen, yang berarti sekitar 15 meteor per jam akan terjadi di langit.
8. Hujan Meteor Geminid
Diproyeksikan bahwa hujan meteor Geminid yang paling spektakuler akan terjadi pada 13-14 Desember 2025 dan akan menampilkan hingga 120 meteor per jam.
9. Hujan Meteor Ursid
Terakhir, hujan meteor Ursid akan terjadi pada 21 dan 22 Desember 2025. Saat puncaknya, fenomena langit tahunan ini hanya menampilkan sepuluh meteor per jam. (***)
Editor : Yosep Awaludin