RADAR BOGOR – Usia Nahdlatul Ulama atau NU memasuki ke-102 pada tahun ini.
Bakal ada sederet acara untuk memperingati hari lahir (harlah) organisasi Islam terbesar di tanah air tersebut.
Kickoff Harlah Ke-102 NU yang digelar Kamis (16/1) di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim menjadi pembuka rangkaian kegiatan itu.
Sejumlah pengurus inti PBNU hadir dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori, Rais Syuriah PBNU KH Mohammad Nuh, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta Sekjen PBNU H Saifullah Yusuf.
Sedangkan dari PWNU Jatim, hadir Rais PWNU Jatim KH Anwar Manshur dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz.
Dalam sambutannya, Gus Yahya (sapaan Yahya Cholil Staquf) mengajak seluruh anggota memperkuat konsolidasi.
NU harus bersatu untuk kepentingan umat.
’’Pada kesempatan ini, sangat penting mengingat jasa para ulama. Ini menjadi momentum untuk bersatu,” kaya Gus Yahya.
Dia menyebut sejumlah acara akan digelar dalam rangka harlah.
Antara lain, Kongres Pendidikan NU pada 22–23 Januari 2025 dan Kongres Keluarga Maslahat NU pada 31 Januari hingga 1 Februari 2025.
Selain itu, PBNU akan mengadakan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU di Jakarta.
Puncak resepsi Harlah Ke-102 NU dihelat di Istora Senayan pada 5 Februari 2025.
’’Pada harlah kali ini, kami juga akan membedah program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kami siap mendukung dan menentukan bagaimana bentuk dukungannya,” kata Gus Yahya. (hen/c7/ttg)
Editor : Siti Dewi Yanti