RADAR BOGOR - Ada beberapa penyebab bruntusan bisa muncul di dahi, misalnya seperti sanitasi, hormon, folikel rambut yang rusak, masalah tidur, dan sebagainya.
Bruntusan di dahi biasanya tidak berbahaya, namun jika tidak ditangani dengan benar bruntusan ini bisa menjadi jerawat yang sangat mengganggu.
Terlebih lagi, dahi termasuk dalam area T-zone bersama hidung dan dagu, yang cenderung lebih berminyak sehingga meningkatkan risiko terbentuknya jerawat.
Dalam artikel ini, Radar Bogor akan merangkum beberapa penyebab serta cara mengatasi bruntusan di dahi dengan bahan alami yang mudah di dapat.
Penyebab Umum Bruntusan di Dahi
- Perubahan hormon: peningkatan hormon androgen seringkali menyebabkan kelenjar sebasea/kelenjar minyak membesar dan menghasilkan lebih banyak minyak.
- Obat-obatan: kortikosteroid dan alat kontrasepsi hormonal bisa menimbulkan jerawat sebagai efek samping.
- Kekurangan vitamin: beberapa penelitian menemukan bahwa orang-orang yang berjerawat cenderung memiliki level vitamin D yang rendah, namun hal ini butuh diteliti lebih lanjut.
- Iritasi: hal ini bisa terjadi karena penggunaan produk perawatan rambut yang berminyak, kosmetik, topi, dan sebagainya.
- Sanitasi: kebersihan yang kurang dijaga seringkali menyebabkan area dahi bruntusan.
- Jenis kulit: orang dengan pori-pori yang besar biasanya lebih memproduksi lebih banyak di area T-zone dan menyebabkan bruntusan dan jerawat.
Cara Mengatasi Bruntusan di Dahi Menggunakan Bahan Alami
1. Lidah buaya
Lidah buaya memiliki kandungan antimikroba dan anti-inflamasi yang sangat membantu untuk mengurangi bruntusan, komedo, dan jerawat di dahi.
Kamu bisa gunakan lidah buaya segar atau produk gel lidah buaya alami dan aplikasikan langsung pada wajah yang bersih sebagai masker sehari-hari.
Biarkan selama 20-30 menit dan bilas hingga bersih, gunakan masker ini 1-2 kali sehari.
2. Lemon
Sama seperti lidah buaya, lemon memiliki kandungan antibakteri dan anti-inflamasi sekaligus astringent alami yang bisa mengurangi produksi minyak berlebih.
Campurkan satu sendok teh perasan jeruk lemon dan 2-3 sendok teh air mawar atau air bersih, serap campuran menggunakan kapas dan aplikasikan pada wajah.
Cuci muka setelah 20-30 menit dan gunakan pelembap. Gunakan setiap 2-3 hari, atau rutin minum air lemon setiap hari.
3. Teh hijau
Teh hijau mengandung polifenol yang bersifat anti-inflamasi dan mampu meredakan bruntusan di dahi serta mengurangi produksi minyak berlebih.
Caranya cukup seduh 2-3 kantung teh hijau alami dalam cangkir air hangat, jika sudah cukup mendingin simpan kantung teh di dalam lemari pendingin.
Aplikasikan kantung teh yang sudah dingin pada dahi dan biarkan selama 20-30 menit sebelum dibilas.
Air seduhan teh hijau juga bisa kamu gunakan sebagai toner atau semprotan wajah agar dahi bebas dari jerawat, komedo, dan bruntusan.
4. Madu
Dari sekian banyak manfaat madu, salah satunya adalah kandungan antibakteri dan anti-inflamasi yang sangat efektif dalam pencegahan dan pembersihan jerawat.
Yang kamu butuhkan adalah madu hutan atau madu yang belum melalui proses pemanasan, dan aplikasikan langsung pada area bruntusan atau berjerawat.
Bilas setelah 20-30 menit, dan kamu bisa gunakan bahan ini satu kali setiap hari.
5. Tomat
Kandungan vitamin C dan sifat anti-inflamasi pada tomat bisa membantu mengatasi bruntusan di dahi sekaligus memudarkan bopeng bekas jerawat.
Cukup potong buah tomat menjadi dua, dan usapkan separuh tomat secara lembut ke dahi atau seluruh wajah, simpan separuh lainnya di lemari pendingin.
Bilas setelah 15-30 menit, dan ulangi proses ini setiap hari, jangan lupa untuk menggunakan pelembap setelahnya.
Cara Mencegah Bruntusan Muncul di Dahi
- Jangan lupa untuk mencuci muka dua kali sehari.
- Gunakan double cleansing untuk memastikan kotoran benar-benar hilang.
- Hapus makeup sebelum tidur.
- Hindari menggunakan produk comedogenic.
- Tetap terhidrasi dengan minum air dan tetap menggunakan moisturizer.
- Pastikan rambut tetap bersih dan tidak menutupi dahi.
- Hindari menggunakan helm dan aksesoris kepala (tpo, headband) yang terlalu ketat.***