RADAR BOGOR - Warga negara atau WN China sempat viral karena video menyelipkan uang Rp500 ribu di paspor saat di Bandara Soetta kini minta maaf.
Video viral di jagat maya dan diunggah di TikTok @stellaroptics888 memperlihatkan seorang turis warga negara asing atau WNA China hendak ke Indonesia.
Ia lalu memperlihatkan uang rupiah nominal Rp100 ribu sebanyak 5 lembar atau Rp500 ribu sebelum berangkat ke Indonesia dan menyelipkan di paspor.
Saat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pria itu tampak semringah karena kedatangannya ke Indonesia berjalan lancar.
Unggahan video tersebut kemudian menuai reaksi publik dan mendapat berbagai komentar warganet.
Setelah video beredar dan menuai berbagai reaksi publik, pria yang ada di video itu kemudian meminta maaf.
Melalui video yang diunggah di TikTok @stellaroptics888, pria tersebut menjelaskan soal kabar yang viral itu.
"Tentang saya 16 Januari 2025 posting video saat memasuki Indonesia ini menjadi pencarian panas di Indonesia," kata pria itu di awal video.
Menurutnya video tersebut menyebabkan meluasnya opini publik Indonesia secara terus menerus dan ia pun memberikan klarifikasi dan permintaan maaf atas hal ini.
Pria itu kemudian menjelaskan soal uang Rp500 ribu yang diselipkannya di paspor dan diakui itu adalah hanya biaya visanya.
"Uang Rp500 ribu dalam video tersebut hanya biaya visa saya. Sikap pelayanan Bea Cukai Indonesia sangat baik memberikan aku petunjuk, tidak ada perilaku ilegal," ungkapnya.
Tapi kata dia, di video yang ia posting, mungkin dalam ekspresi ada beberapa kesalahpahaman dan kekeliruan.
"Atas hal ini saya ingin menyampaikan, permohonan maaf sebesar-besarnya, kepada pejabat Bea Cukai Indonesia. Maaf," ujar pria tersebut.
"Efek buruk yang disebabkan oleh video palsu menyebabkan kesalahpahaman yang terus berlanjut kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia. Hal ini menyebabkan beberapa masalah bagi pemerintahan setempat, saya sangat meminta maaf atas hal ini," sambungnya.
Video itu kata dia, hanya rekaman kehidupan bukan postingan berbahaya untuk mencari tujuan tertentu.
Ia kemudian menilai tentang Indonesia yang memiliki warga yang sangat ramah.
"Orang-orang di negara ini sangat ramah, saya sangat menyukai negara ini. Opini publik yang ditimbulkan oleh kejadian ini mempunyai dampak tertentu terhadap masyarakat saya sekali lagi menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya," tutupnya.
Editor : Eka Rahmawati