Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KAI Klaim Ada Kenaikan Jumlah Penumpang Wisatawan Mancanegara yang Naik Kereta Api

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 25 Januari 2025 | 05:15 WIB
VP Public Relations KAI, Anne Purba
VP Public Relations KAI, Anne Purba

RADAR BOGOR – Moda transportasi kereta api makin diminati wisatawan mancanegara (wisman).

Itu tecermin dari peningkatan signifikan jumlah pelanggan wisatawan mancanegara selama tiga tahun terakhir.

Tahun lalu, jumlah pelanggan dari negara lain mencapai 669 ribu pelanggan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mengemban amanah Asta Cita untuk menciptakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan inklusif.

Karena itu, penggunaan kereta api oleh wisman bisa menjadi tolok ukur dalam standar perlayanan.

”Dalam tiga tahun terakhir, kami mencatat ada peningkatan. Pelanggan wisatawan mancanegara 2022 mencapai 300 ribu jiwa. Tahun lalu, pelanggan wisman tumbuh dua kali lipat menjadi 580 ribu,” jelasnya, Jumat (24/1).

KAI terus berupaya untuk meningkatkan standar pelayanan di kereta api.

Salah satu langkah nyata adalah pengadaan 612 kereta stainless steel new generation secara bertahap.

Kereta generasi baru itu dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, modern, dan ramah lingkungan.

Tidak hanya itu, Balai Yasa Manggarai sebagai pusat perawatan dan perbaikan kereta api juga memainkan peran penting melalui inovasi modifikasi dan peningkatan kualitas rangkaian kereta.

Hingga kini Balai Yasa Manggarai telah berhasil memodifikasi 72 kereta new generation.

Itu termasuk 60 kereta yang direnovasi pada 2024.

Tahun ini KAI menargetkan modifikasi 52 kereta new generation dan 4 kereta kompartemen.

”Pertumbuhan wisatawan mancanegara menunjukkan bahwa kereta api Indonesia mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional. Dengan layanan yang semakin berkualitas, kami optimistis dapat terus memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian Asta Cita,” tegasnya.

Selain pembaruan sarana, KAI terus meningkatkan fasilitas stasiun seperti penyediaan layanan informasi dalam bahasa Inggris dan sistem tiket elektronik.

Dengan begitu, layanan semakin mudah diakses wisatawan mancanegara.

Selain layanan, KAI melakukan peningkatan kecepatan pada beberapa lintas perkeretaapian nasional.

Langkah tersebut diakui menjadi bagian dari pemberlakuan Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta Api) 2025.

Dalam perubahan tersebut, banyak rute yang batas kecepatannya dinaikkan antara 5–20 km per jam.

Misalnya, rute lintas Lamongan-Tobo yang naik dari 105 km per jam menjadi 120 km per jam.

Dengan peningkatan tersebut, pihaknya berharap dapat memberikan dampak positif dalam mempercepat waktu perjalanan.

Juga, meningkatkan konektivitas antardaerah. (bil/fal)

Editor : Siti Dewi Yanti
#kai #kereta api #anne purba #wisatawan mancanegara