RADAR BOGOR - Kamu pernah merasa ngantuk habis makan? Fenomena ini ternyata umum dialami orang-orang, lho.
Mengutip dari Verywell Health, fenomena ini disebut sebagai Postprandial Somnolence yang memiliki arti harfiah "mengantuk setelah makan".
Meski umum terjadi, namun kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari jika terus berlanjut dan tidak ditangani.
Dalam artikel ini, Radar Bogor akan merangkum beberapa penyebab dari Postprandial Somnolence serta cara mencegahnya agar kamu tetap merasa segar sepanjang hari.
Penyebab Ngantuk Setelah Makan
1. Kamu makan terlalu banyak
Keri Gans, ahli gizi dari New York, menjelaskan bahwa ada banyak makanan yang kamu konsumsi secara alami mengandung triptofan.
Triptofan sendiri prekursor dari serotonin, dan serotonin adalah prekursor melatonin, yang mana adalah hormon ini membuat tubuh rileks dan mengantuk.
Semakin banyak makan, semakin banyak melatonin yang diproduksi, sehingga kamu merasa rileks dan mengantuk.
2. Hipoglikemia
Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar glukosa dalam darah turun di bawah batas yang sehat.
Baca Juga: Menurut Psikologi, Ini 8 Perilaku yang Menunjukkan Pasangan Anda Mungkin Bukan Orang Baik
Berdasarkan pada studi diabetes, hipoglikemia biasanya terjadi pada penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. Tetapi hal ini bergantung pada kadar insulin.
Glukosa yang rendah biasanya akan menyebabkan tubuh terasa gemetar, pusing, dan mudah lelah, termasuk mengantuk.
3. Kamu mengalami resistensi insulin
Insulin adalah hormon yang dibuat oleh pankreas yang membantu glukosa dalam darah terserap ke dalam sel tubuh dan berubah menjadi energi.
Ketika kamu mengalami resistensi insulin, sel-sel pada otot, lemak, dan hati akan kesulitan menyerap glukosa dari darah.
Padahal, glukosa merupakan sumber energi bagi sel darah merah serta sel-sel secara umum untuk bisa berfungsi dengan baik.
4. Kamu mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat
Konsumsi karbohidrat yang berlebihan bisa menyebabkan lonjakan gula darah, dan penurunan gula darah jika dikonsumsi dengan protein dan lemak.
Keduanya bisa menyebabkan rasa lelah dan kantuk setelah makan. Itu mengapa kamu disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat dengan makronutrien lainnya.
5. Kamu tidak cukup tidur
Kekurangan tidur tentunya membuat kamu jadi lebih mudah lelah dan mengantuk saat beraktivitas.
Jika kamu mencoba meningkatkan kadar energi dengan makan, namun hal ini bisa jadi langkah yang cukup keliru.
Dokter Christopher Winter menjelaskan bahwa mencerna makanan membutuhkan lebih banyak energi, sehingga kamu justru merasa mengantuk.
Jenis Makanan yang Biasanya Menyebabkan Ngantuk Habis Makan
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, melatonin adalah salah satu kandungan alami dalam makanan yang bisa membuat mengantuk.
Beberapa jenis makanan yang mengandung melatonin adalah jagung, mentimun, telur, jamur, gandum, beras, dan salmon.
Triptofan juga banyak ditemukan dalam makanan, dan asam amino ini bisa berubah menjadi serotonin kemudian melatonin yang membuat kamu mengantuk.
Beberapa makanan yang mengandung triptofan adalah ayam, putih telur, ikan, susu, kacang, dan masih banyak lagi.
Kamu juga bisa mengantuk habis makan karena karbohidrat yang terkandung dalam sereal, makanan yang dimasak, kentang, gula, nasi putih, dan lainnya.
Cara Mencegah Rasa Kantuk Sehabis Makan
Jika kamu merasa selalu mengantuk sehabis makan, para dokter menyarankan untuk memperhatikan apa yang kamu konsumsi sehari-hari.
Disarankan untuk makan dalam porsi lebih kecil dan frekuensi yang lebih banyak ketimbang makan dalam porsi besar sekaligus.
Buat menu makan kamu jadi lebih bervariasi dengan gabungan karbohidrat dan mikronutrisi.
Dokter menyarankan untuk mengisi piring dengan 25% protein, 25% karbohidrat berserat tinggi, dan 50% sayuran.
Jangan lupa untuk istirahat yang cukup. Tubuh orang dewasa biasanya membutuhkan 7-8 jam tidur per hari di malam hari.
Dengan begini kamu kamu bisa beraktivitas di siang hari dengan energi dari tidur yang cukup dan tidak akan merasa ngantuk setelah makan.***
Editor : Halimatu Sadiah