RADAR BOGOR - Sejumlah anggaran yang akan digunakan Dinas Pendidikan (Disdik), dikoreksi Gubernur Jabar (Jawa Barat) Terpilih, Dedi Mulyadi.
Dalam rapat koordinasi, Gubernur Jabar Terpilih, Dedi Mulyadi menyoroti anggaran tenaga ahli.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Bapenda Jabar, Dedi Mulyadi mengungkapkan, belanja jasa tenaga ahli sebesar Rp6 miliar.
"Yang jadi tenaga ahlinya siapa? nanti kita lihat," tanya Dedi Mulyadi.
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Bapenda Jabar menjelaskan, tenaga ahli tersebut profesional dan miliki SK-nya.
"Tenaga ahli Dinas Pendidikan, biasanya berdasarkan proyek dan dibayarkan perorangan per bulan, mereka menghasilkan satu output berapa bulan yang ditetapkan oleh Kepala dinas," katanya
Selain itu, ada alat listrik sebesar Rp5,7 miliar untuk di kantor Dinas Pendidikan yakni peralatan listrik, bohlam, kabel segala macam.
"Bisa nyieun pabrik itu, saya itu tukang pasang listrik jadi tahu, ganti lampu, kabel, kerusakan jaringan, listrik," tegasnya.
"Kantor Dinas Pendidikan segede Gedung Sate enggak, lebih kecil kan," sambung Dedi Mulyadi.
"Menurut saya, nanti kita lihat apakah benar menghabiskan untuk ganti bohlan, kabel yang rusak segala macam Rp5,7 miliar," paparnya.
Dedi Mulyadi menegaskan, kepala dinas dan tim sekretariatnya harus memberikan penjelasan kepada dirinya serta akan diliput. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim