Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kisruh Elpiji 3 Kg Menteri Bahlil Dipanggil Presiden Prabowo ke Istana, Ini Hasilnya

Eka Rahmawati • Selasa, 4 Februari 2025 | 21:19 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia saat memberi keterangan kepada wartawan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia saat memberi keterangan kepada wartawan.

RADAR BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/2/2025) di tengah kisruh gas elpiji 3 kg.

Usai pertemuan dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Bahlil menjelaskan reformasi subsidi elpiji menjadi perhatian utama pemerintah. Terlebih, skema yang ada saat ini sudah berjalan selama lebih dari 20 tahun tanpa ada perubahan signifikan.

Menurut Bahlil, subsidi elpiji mencapai angka Rp87 triliun per tahun dan ia ingin benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang memang berhak menerimanya dan berharap masyarakat mendapat harga murah.

"Kenyataannya kan sekarang, jujur kita katakan, ada di tingkat sampai tingkat masyarakat itu, dibeli sampai harga Rp25 ribu per tabung," kata Bahlil dilansir dari laman Presiden RI, Selasa (4/2/2025).

Tidak hanya itu, kata Bahlil bahkan ada juga yang mengoplos sehingga ini sangat disayangkan. 

Pada pertemuan itu, Prabowo juga meminta agar program subsidi tepat sasaran dan memastikan masyarakat tetap bisa dengan mudah mendapatkan gas elipiji 3 kg.

Presiden juga meminta reformasi subsidi LPG lebih tepat sasaran dan tidak disalahgunakan pihak-pihak tertentu.

Selain penataan subsidi juga harus dilakukan sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran dan kebocoran di tingkat distribusi.

Untuk itu pemerintah mengubah sistem distribusi elpiji di tingkat pengecer dengan menaikkan status mereka menjadi subpangkalan sehingga lebih mudah diawasi.

Pemerintah juga akan menaruh fasilitas yang sama dengan di pangkalan agar harganya bisa dikontrol menggunakan sistem IT.

Baca Juga: Masih Soal Ijazah Siswa Ditahan, Gubernur Jabar Terpilih Dedi Mulyadi Kasih Dua Pilihan Nih, Mau yang Mana?

Soal kisruh yang terjadi di masyarakat dan disbeut sosialisasi kebijakan kurang maksimal, Bahlil memastikan pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha. Ia juga memastikan tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh subpangkalan.

“Nanti sambil kita melihat perkembangan beberapa waktu ke depan, sudah pasti kita akan melakukan asistensi. Tapi penataan ini penting kami lakukan sebagai bentuk cinta kami kepada rakyat agar uang negara yang disubsidi itu betul-betul tepat sasaran,” kata Bahlil.

Selain itu, Prabowo juga memberikan arahan agar masyarakat tidak ada yang sulit mendapatkan elpiji 3 kg yang merupakan dampak dari perubahan sistem tersebut.

“Atas perintah Bapak Presiden adalah memastikan seluruh proses subsidi tepat sasaran. Yang kedua di tata kelolanya harus baik. Yang ketiga, rakyat dipastikan harus segera mendapat apa yang menjadi kebutuhan mereka, terutama menyangkut elpiji. Jadi harus dapat, jangan jauh-jauh kata Bapak Presiden,” jelas Bahlil.

Editor : Eka Rahmawati
#menteri bahlil #Gas Elipiji 3 Kg #Presiden Prabowo