Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kementerian Pertanian Dorong Peningkatan Produksi Padi di Muaro Jambi Lewat Optimalisasi Lahan Rawa

Eka Rahmawati • Kamis, 6 Februari 2025 | 09:49 WIB
Kementerian Pertanian dorong adanya peningkatan produksi padi di Muaro Jambi.
Kementerian Pertanian dorong adanya peningkatan produksi padi di Muaro Jambi.

RADAR BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mengoptimalkan lahan rawa di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi untuk meningkatkan produksi padi dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui target Oplah tahun 2024 seluas 1.259 hektar. Dengan target luas tanam sebesar 1.115,83 hektar kini telah tercapai sebesar 88,56%.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyampaikan pentingnya kolaborasi multisektoral untuk meningkatkan produksi padi.

Menurutnya, melalui kerja sama dengan berbagai pihak, Indonesia dapat mengantisipasi potensi krisis pangan dan mencapai swasembada pangan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menjelaskan lewat berbagai program dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta petani, Kementerian Pertanian berupaya mencapai target produksi padi nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Sebagai bentuk komitmen, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang bertugas sebagai penanggung jawab Satuan Tugas Optimalisasi Lahan (Oplah) Kabupaten Muaro Jambi melakukan kerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan dan
Hortikultura (TPH) Kabupaten Muaro Jambi.

Hal tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan angka realisasi tanam dan produksi padi guna mencapai swasembada pangan nasional.

Berbagai pihak turut dilibatkan untuk mewujudkan target produksi. Di antaranya Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Jambi, Komandan Kodim 0415/Jambi, Babinsa Wilayah BP, Koordinator Penyuluh Kecamatan, dan tim Brigade Pangan Kabupaten Muaro Jambi.

Kabupaten Muaro Jambi memiliki 6 Brigade Pangan yang siap mendukung implementasi program. Brigade ini menjadi motor penggerak di lapangan dalam menyukseskan kegiatan optimalisasi lahan.

Dinas TPH Kabupaten Muaro Jambi menegaskan kesiapannya berperan aktif dalam persiapan Oplah 2025.

Langkah-langkah yang dilakukan yakni melaksanakan Survey Investigasi Desain (SID) lahan, mengawal CPCL (Calon Petani Calon Lahan) sertaterus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keberhasilan program.

Tantangan utama yang dihadapi di Kabupaten Muaro Jambi yakni pengelolaan air di lahan rawa. Alih-alih menghadapi kekurangan air, daerah ini justru sering mengalami kelebihan air yang sulit dikendalikan.

Rapat koordinasi multisektor ini juga membahas alternatif solusi guna mengatasi permasalahan tersebut.

Salah satunya adalah dengan meningkatkan sinergi antar-pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air.

Optimalisasi lahan rawa di Muaro Jambi dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi padi. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI, penyuluh, dan Brigade Pangan, diharapkan target-target produksi dapat tercapai tepat waktu.

Sementara itu Direktur Polbangtan Bogor Yoyon Haryanto mengatakan ikut mendukung penuh program pemerintah dalam mensukseskan swasembada pangan di Provinsi Jambi.

Yoyon menyatakan kesiapannya menerjunkan tim pendampingan dan hasil nyata sudah terlihat melalui pencapaian target oplah dengan realisasi yang signifikan.

Dengan upaya dan koordinasi yang baik, Yoyon optimis target produksi padi di Muaro Jambi dapat tercapai. Selain itu mendukung ketahanan pangan nasional dan memberikan manfaat langsung bagi para petani di daerah tersebut.

Langkah-langkah yang dilakukan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan keberhasilan program swasembada pangan. Hal ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di Muaro Jambi. 

Editor : Eka Rahmawati
#kementerian pertanian #lahan rawa #Muaro Jambi #padi