RADAR BOGOR - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ini sedang memblokir anggaran pembangunan IKN (Ibu Kota Nusantara).
Dia menjelaskan bahwa penghentian anggaran untuk pembangunan IKN tersebut juga terkait dengan efisiensi, yang telah diumumkan sebelumnya oleh Menkeu Sri Mulyani.
Diketahui bahwa efesiensi anggaran ini termasuk pembangunan IKN, digunakan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dikampanyekan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Anggarannya tidak ada, kan buat makan siang pak Menteri," tutur Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Kamis (7/2/2025).
Setelah anggaran hasil efisiensi disetujui oleh Komisi V DPR, pemblokiran anggaran pembangunan IKN akan dicopot. Kementerian PU juga telah melaporkan pemangkasan anggaran sebesar 81,38 triliun kepada Komisi V DPR.
"Nanti ada surat khusus untuk meminta buka blokir, baru kita susun lagi mana yang bisa diotak-atik," katanya.
Pemerintah telah menunda pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga batas waktu yang belum ditentukan sebagai akibat dari kontroversi pemblokiran anggaran ini, yang tidak hanya mempengaruhi pelaksanaan program dari berbagai kementerian dan lembaga.
Surat resmi yang dikeluarkan pada 24 Januari lalu oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengungkapkan penundaan itu sendiri.
Selain itu, surat tersebut menyatakan bahwa beberapa hal terkait, seperti tata kerja lembaga dan kementerian, masih dalam proses konsolidasi internal.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efisiensi dan penghematan anggaran negara dengan mengurangi belanja seremonial hingga perjalanan dinas pemerintah.
Prabowo mengatakan bahwa tindakan ini dapat menghemat anggaran hingga 20 triliun, yang akan digunakan untuk program yang lebih fokus pada kesejahteraan rakyat dan pendidikan. (***)
Editor : Yosep Awaludin