Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lintasan Orbitnya Sangat Dekat, Asteroid Bennu Ancam Tabrak Bumi, Begini Dampak Kerusakan yang Ditimbulkan

Yosep Awaludin • Minggu, 9 Februari 2025 | 09:54 WIB
Ilustrasi Asteroid Bennu yang terancam menabrak bumi
Ilustrasi Asteroid Bennu yang terancam menabrak bumi

RADAR BOGOR—Para astronom menyoroti kerusakan besar yang akan disebabkan oleh tabrakan Asteroid Bennu dengan Bumi. Thomas Djamaluddin, seorang peneliti BRIN, menjelaskan soal ancaman asteroid tersebut.

Thomas menyatakan bahwa, karena lintasan orbit Asteroid Bennu sangat dekat dengan Bumi, ada kemungkinan terjadi tabrakan dengan Bumi.

Dikenal sebagai asteroid jenis Apollo, Asteroid Bennu berukuran sekitar 500 meter dan berpotensi tabrakan dengan bumi sekitar tahun 2180.

Menurutnya, karena ukurannya yang cukup besar, Asteroid Bennu memiliki kemampuan untuk menyebabkan kerusakan besar pada Bumi jika terjadi tabrakan.

"Kalau tabrakan terjadi, kerusakan parah bisa terjadi di wilayah yang cukup luas, lebih luas dari kota besar," katanya.

Oleh karena itu, ia mengklaim bahwa Asteroid Bennu hampir mirip dengan asteroid lainnya yang terbentuk dari batuan sisa dari pembentukan tata surya 4,5 miliar tahun yang lalu.

Asteroid Bennu telah terbentuk sejak 4,5 miliar tahun, atau bahkan sejak 10 juta tahun tata surya terbentuk, menurut laman NASA. Michael Puzio memilih nama Bennu pada tahun 2013 lalu dari dewa Mesir Kuno.

Sementara nama asli Bennu adalah 1999 RQ36, dia mengatakan dia tidak memiliki kondisi hidup yang diperlukan.

Suhu Asteroid Bennu berkisar dari -100 derajat hingga 240 derajat Fahrenheit (116 derajat Celcius).

Selain itu, asteroid ini tidak memiliki tekanan atmosfer dan tidak memiliki air cair di atas atau di bawah permukaannya.

Asteroid Bennu memiliki jarak rata-rata dari Bumi sejauh 93 juta mil dan melakukan orbit mengelilingi Matahari setiap 1,2 tahun, dengan putaran penuh setiap 4,3 jam.

Kemudian, setiap enam tahun, pendekatan ke arah Bumi akan terjadi dengan jarak sekitar 186.000 mil, atau 299.000 kilometer.

Ini karena lintasan orbit asteroid miring sekitar 5 derajat relatif terhadap Bumi dan ekuatornya miring sekitar 175 derajat dengan kutup utara menuju ke bawah. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#BRIN #asteroid bennu #bumi