RADAR BOGOR - Minaqu Indonesia bekerja sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Serikat Hijau Indonesia (SHI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Pictum Coffee And Kitchen, Jakarta Selatan, Kamis (13/2).
Acara tersebut bertema "Meretas Jalan Jakarta Sebagai Kota Hijau Masa Depan Dunia". FGD sekaligus menjadi upaya menciptakan lingkungan Jakarta yang lebih hijau.
FGD ini bertujuan untuk Mengembangkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, aktivis lingkungan, akademisi dan komunitas dalam upaya penghijauan kota Jakarta melalui penerapan teknologi ramah lingkungan.
Tak hanya itu, upaya itu diiringi dengan menyusun langkah konkret dalam pengurangan emisi karbon untuk menciptakan perubahan nyata dalam kehidupan perkotaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah narasumber terkemuka, antara lain CEO Minaqu Indonesia Ade Wardhana Adinat. Ia membuka acara dengan pemaparan mengenai gagasan dan konsep penerapan green city berbasis teknologi di Jakarta.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung Wibowo turut hadir untuk berbagi wawasan mengenai rencana kerja serta kolaborasi tentang kota hijau.
"Melihat Jakarta apabila nuansa hijaunya tidak nampak, maka ini semua tugas saya bersama teman-teman. Terus terang, saya sangat terkesan dengan apa yang disampaikan oleh Pak Ade Wardhana (CEO Minaqu Indonesia) tadi," ungkapnya.
"Jadi FGD jangan bicara tentang polusi Jakarta, tetapi bagaimana gagasan dan konsep hijau bisa diterapkan di Jakarta. Saya sangat berminat sekali untuk mewarnai Jakarta baik dari balai kota, rumah susun, fasilitas publik, semoga semua ini cukup dalam 5 tahun ini," sambungnya.
Ia memaparkan, dengan luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang baru mencapai 5,2 persen dari total wilayah, jauh di bawah target 30 persen sesuai UU No. 26 Tahun 2007.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk mempercepat transformasi kota menuju konsep Green City.
Ketua Umum PP SHI, Ade Indriani Zuchri mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan kota hijau. Oleh karena itu, berbagai program edukasi dan partisipasi publik digalakkan.
Mulai dari gerakan penghijauan, kampanye pengurangan sampah plastik, serta program insentif bagi warga yang menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
"Karena Pak Pramono Anung sangat merespons baik FGD ini, maka kami akan menyusun rencana tindak lanjut. Di antaranya, pertemuan lebih teknis untuk menyusun progam teknis dan strategis, usulan kegiatan yang disajikan menjadi kertas kerja Jakarta Kota Hijau, melaksanakan workshop untuk menyusun program-program yang lebih detail," ujar Ade Indriani yang juga penanggung jawab kegiatan.
Ia menilai, FGD mendapat respons positif dari peserta yang hadir, terutama dari para aktivis lingkungan serta akademisi.
Bahkan, acara ini juga menjadi power positif mewadahi berbagai stakeholder untuk mempererat kerja sama dalam upaya menuju Green City.
Dengan terselenggaranya FGD ini, diharapkan Jakarta dapat menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengimplementasikan konsep Green City demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.(*/mam)
Editor : Pipin Apriani