RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penyaluran dana bansos tahap pertama tahun 2025 telah dimulai dan terus berjalan di berbagai wilayah di Indonesia.
Proses pencairan yang dilakukan secara bertahap ini bertujuan agar bansos dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan merata.
Pemerintah telah bekerja sama dengan beberapa bank besar seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI untuk menyalurkan bantuan sosial ini.
Banyak KPM yang telah melaporkan bahwa dana bantuan sudah masuk ke rekening mereka. Namun, bagi kamu yang belum menerima, jangan khawatir, proses pencairan masih terus berlangsung.
Besaran bantuan yang diterima setiap KPM bervariasi dan tergantung pada beberapa faktor, seperti:
- Jumlah anak sekolah: Semakin banyak anak sekolah, semakin besar pula bantuan yang diterima.
- Adanya anggota keluarga lansia atau disabilitas: Keluarga yang memiliki anggota lansia atau disabilitas akan mendapatkan tambahan bantuan.
- Jenis bantuan: Selain PKH, banyak KPM juga menerima bantuan BPNT yang diberikan dalam bentuk sembako atau uang tunai.
Gunakan aplikasi mobile banking untuk memantau saldo rekening KKS kamu. Kartu KKS adalah alat utama untuk melakukan pencairan bantuan.
Jika kesulitan, laporkan segera ke pendamping sosial atau bank, dan gunakan dana bantuan untuk kebutuhan pokok keluarga seperti makanan, pakaian, atau biaya pendidikan.
Unduh aplikasi Cek Bansos di ponsel atau kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id untuk cek status kepesertaan secara online.
Datangi kantor pos atau bank tempat kamu biasanya mencairkan bantuan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2025 merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu.
Bantuan sosial diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan, jadi tetap sabar dan pantau informasi terbaru jika belum menerima.***
Editor : Halimatu Sadiah