RADAR BOGOR - Truk pengangkut tabung raksasa atau autoclave viral di media sosial melintas di sejumlah jalan raya hingga jalan tol di beberapa daerah.
Truk yang mengakut pipa berukuran jumbo itu menyita perhatian bahkan membuat penasaran terkait asal usul dan tujuannya.
Dalam sejumlah video yang beredar di TikTok memperlihatkan truk mengangkut autoclave melintas beriringan. Salah satunya diunggah di TikTok @merapiuncover_
Dilihat Radar Bogor, sampai Selasa (18/2/2025) video truk membawa tabung raksasa itu telah ditonton 2,5 juta kali.
Dalam video tampak truk tersebut tampak berhenti di pinggir jalan di siang hari. Pada keterangan tertulis, truk sedang parkir di Jalan Jogja Solo atau di depan pintu masuk Tol Prambanan di Jogonalan Klaten.
"Sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang pada Kamis (13/2/2025) malam dan tengah dalam perjalanan menuju Kabupaten Banjarnegara," tulis keterangan video.
Perjalanan truk dengan muatan tabung raksasa tersebut juga mendapat pengawalan pihak terkait dengan sejumlah mobil.
Pada video lainnya terlihat truk melakukan perjalanan di malam hari. Sekitar pukul 22.00 WIB, iring-iringan mulai meningglakan kawasan Jalan Jogja Solo.
Truk dengan tabung raksasa sebelumnya melintas dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dengan tujuan Banjarnegara dengan jalur darat dan melewati beberapa kota di Jawa Tengah seperti Semarang, Yogyakarta, Bantul, Kebumen, hingga Banjarnegara.
Perjalanan truk pengangkut tabung jumbo dimulai sejak Senin (10/2/2025) lalu dari arah Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Tabung diberangkatkan secara bertahap dan perjalanan dilakukan hanya malam hari demi menghindari kemacetan. Diperkirakan perjalanan memakan waktu selama dua pekan untuk tiba di tujuan.
Melintas di Jakarta
Di tempat terpisah, truk tersebut juga melintas di tol kawasan Jakarta. Pantauan Radar Bogor, iring-iringan truk bermuatan tabung raksasa melintas di Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, Jakarta, Senin (17/2/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.
Iring-iringan truk tronton pengangkut tabung ball mill atau autoclave dengan dimensi super jumbo itu melakukan perjalanan darat.
Konvoi kendaraan berat membawa tabung berdiameter sekitar 3 meter dengan panjang 40 meter dan bobot masing-masing mencapai 60 ton.
Apa Itu Autoclave
Dikutip dari berbagai sumber, autoclave atau ada pula yang menyebut ball mill adalah salah satu mesin penggiling yang sangat penting dalam industri pertambangan dan manufaktur. Dengan bentuk tabung silinder berongga berfungsi untuk menghancurkan atau menghaluskan material menjadi partikel-partikel yang lebih kecil.
Material yang diproses ball mill seperti bijih besi, semen, keramik, dan bahan kimia industri lainnya. Tabung ball mill atau autoclaving yang diangkut truk dan viral di media sosial rencananya dibawa ke pabrik batu bata ringan di Banjarnegara.
Pabrik Bata Ringan di Banjarnegara
Pabrik bata ringan itu berada di Desa Karangplak, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Pabrik tersebut masih dalam proses pembangunan yang dijadwalkan selesai pertengahan 2025.
Dilansir dari laman Blesscon Bata Ringan, PT Superior Prima Sukses Tbk yang merupakan produsen bata ringan merek Blesscon dan Superiore Block saat ini sedang mendirikan pabrik di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
PT Superior Prima Sukses Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur bata ringan dan telah memiliki 4 pabrik di antaranya di Mojokerto, Lamongan, Sragen dan Sidoarjo.
Produsen bata ringan merk Blesscon melakukan ekspansi dan membangun pabrik kelima di Banjarnegara. Groundbreaking dilaksanakan di Karangplak, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (28/8/2024) lalu.
Pabrik tersebut berdiri di lahan seluas 5,8 ha dan ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebanyak 1 juta meter kubik (m3) per tahun.
Presiden Direktur (Presdir) PT Superior Prima Sukses Tbk Billy Law menyampaikan dengan adanya pabrik baru di Banjarnegara kapasitas produksi secara keseluruhan ditargetkan mencapai 5,6 juta meter kubik (m3) per tahun.
"Pabrik Banjarnegara memiliki total investasi sekitar Rp250 miliar kami mulai beroperasi pada April 2025," ujar Billy dilansir dari laman Blesscon Bata Ringan.