Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jelang Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri, 6 Kebijakan Ekonomi Soal Bansos Ini Bakal Disalurkan Merata di Februari-Maret 2025

Mutia Tresna Syabania • Rabu, 19 Februari 2025 | 10:22 WIB
Ilustrasi uang.
Ilustrasi uang.

RADAR BOGOR - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan serangkaian kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2025.

"Kebijakan ini mencakup berbagai langkah strategis, terutama dalam hal penyaluran bantuan sosial (bansos) yang akan mengoptimalkan daya beli masyarakat Indonesia," kata Prabowo Subianto.

Pengumuman soal kebijakan ekonomi tersebut dilakukan di Istana Negara setelah rapat terbatas mengenai bansos menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.

Salah satu kebijakan ekonomi utama yang diumumkan adalah optimalisasi penyaluran bansos yang akan dilakukan pada bulan Februari dan Maret 2025.

Adapun beberapa bantuan sosial yang akan disalurkan, antara lain:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Bantuan ini mulai dicairkan pada pertengahan Februari hingga Maret 2025 bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

Penyaluran PKH dilakukan secara bertahap menggunakan kartu KKS Bank Himbara dan PT Pos. Bantuan ini akan dicairkan empat kali dalam setahun.

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Melalui kartu sembako, masyarakat akan menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan, yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali, yaitu Rp600 ribu.

Penyaluran bantuan ini juga dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada penyempurnaan distribusi di bulan Februari hingga Maret 2025.

3. Program Indonesia Pintar (PIP)

Program ini memberikan bantuan pendidikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu.

PIP mendukung pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga pendidikan nonformal seperti program kejar paket.

Bantuan ini bertujuan memastikan siswa bisa tetap bersekolah meski terkendala biaya.

4. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD)

BLT-DD tahap kedua akan disalurkan pada Februari dan Maret 2025, dengan nominal bantuan Rp300 ribu per bulan.

Beberapa daerah yang menerapkan sistem pencairan setiap dua bulan akan memberikan BLT-DD sebesar Rp600 ribu untuk periode Februari-Maret 2025.

5. Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo juga mengumumkan penerapan program makan bergizi gratis untuk siswa PAUD, SD, SMP, SMA, serta santri pesantren.

Program ini, yang menggunakan anggaran hingga Rp71 triliun, telah mulai dilaksanakan sejak 6 Januari 2025.

6. Diskon Tarif Listrik

Pemerintah juga memberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen, yang berlaku mulai 1 Februari 2025, sebagai bagian dari stimulus ekonomi untuk masyarakat.

Dengan berbagai kebijakan ini, pemerintah berharap dapat memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2025, sekaligus memberikan dukungan yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.

Langkah-langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menstabilkan sektor ekonomi secara keseluruhan.***

Editor : Halimatu Sadiah
#bantuan sosial #bpnt #bansos #ekonomi #prabowo #pkh