Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dilantik Besok, Ini Profil Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan

Reka Faturachman • Rabu, 19 Februari 2025 | 20:21 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan
Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan

RADAR BOGOR - Usai memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan bakal dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar).

Jabatan baru Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jabar ini melengkapi rentetan jenjang karir yang rintisnya sejak lama. Pria kelahiran 11 April 1971 itu datang dari keluarga petani sederhana di Desa Sukasari, Subang.

Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi memulai jenjang pendidikan tingginya di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Purnawarman, Purwakarta pada tahun 1999.

Pada masa ini, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu lekat dengan dunia organisasi.

Ia semoat dipercaya menjadi Senat Mahasiswa STH Purwakarta, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam cabang Purwakarta, Wakil Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, dan Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.

KDM mulai nyemplung ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Golkar pada tahun 1999-2004. Lewat partai ini ia terpilih sebagai Anggota DPRD Purwakarta. Namun, di tengah jalan KDM ditarik untuk mendampingi Lily Hambali sebagai Wakil Bupati Purwakarta pada Pilkada 2003.

Keberhasilan itu, membuat KDM akhirnya dipercaya Golkar diangkat sebagai Ketua DPD Golkar Purwakarta untuk masa kepemimpinan 2004-2007.

Usai menunaikan tugas sebagai Wakil Bupati, di periode selanjutnya KDM mencalonkan diri sebagai Bupati Purwakarta. Ia pun menang dan menjabat dibersamai wakilnya Dudung B Supardi. 

Kepercayaan masyarakat kepada KDM membawanya kembali memenangkan Pilbup Purwakarta periode kedua tahun 2013. Ia menang bersama Koswara dan menjabat hingga tahun 2018.

Di tahun berikutnya, saat ia maju bersama Deddy Mizwar di Pilgub Jabar 2019. Pasangan itu kalah dari Ridwan Kamil-UU. Namun ia berhasil mendapat kursi DPR RI di tahun yang sama.

Di tahun 2023, KDM mengakhiri hubungannya dengan Partai Golkar. Dia kemudian bergabung dengan Partai Gerindra dan berhasil menang sebagai Gubernur Jawa Barat pada Pilgub 2024.

KDM dan Erwan Setiawan menang dengan memeroleh suara sebanyak 14.130.192 suara atau 62,22 persen dari total suara sah.

Sementara itu, Erwan lahir di Bandung, 29 Juli 1970. Ia merupakan anak dari pasangan Umuh Muchtar (Manager Persib Bandung) dan Hj Pipin Muchtar. 

Erwan merupakan lulusan Politeknik Industri dan Niaga Bandung. Dia lulus tahun 1996). Studinya dilanjutkan di Fakultas Ekonomi, Universitas Langlangbuana.

Di dunia politik, Erwan memulai karirnya dengan menjadi kader Partai Demokrat. Lewat partai itu, dia mencalonkan diri sebagai Anggota bahkan Ketua DPRD Kota Bandung. Ia menjabat selama Periode 2009-2014. 

Di akhir masa jabatan, Erwan banting setir dan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bandung di tahun 2013. Namun ia kalah dari Pasangan Ridwan Kamil-Oded M Danial.

Pada 2014-2019, Erwan kembali ke DPRD. Dia terpilih kembali sebagai Anggota DPRD Kota Bandung. Setahun sebelum masa jabatannya habis (2018), Erwan dipinang Dony Ahmad Munir menjadi calon Wakil Bupati Sumedang.

Mereka menang dalam kontestasi politik itu dan memimpin selama periode 2018-2023. 

Setahub setelahnya, Erwan mendapat rekomendasi untuk menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi KDM. 

Dalam visi misinya Dedi dan Erwan mengusung 9 program unggulan. Pertama yakni pembangunan i infrastruktur jalan hingga pelosok desa dan permukiman perkotaan.

Kedua, yakni pembangunan jaringan irigasi, mendorong ekosistem ekonomi pertanian organik, melalui konektivitas pertanian berbasis kehutanan, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

Keduanya juga akan mengembangkan pendidikan berkarakter, SMA/SMK Gratis dan penambahan ruang kelas baru untuk menjaga kesetaraan jumlah ruang kelas Sekolah Negeri.

Lalu membuka lapangan kerja baru, dengan mendorong investasi bertata ruang industri, serta pariwisata, ekonomi kreatif, dan smart City.

Kelima, KDM-Erwan akan menyempurnakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan menambah layanan khusus, 

Selanjutnha mrngembangkan industri pengobatan berbasis kearifan lingkungan, mencetak 10.000 manajer putra daerah, melalui Beasiswa di Politeknik Berorientasi Terapan.

Kedelapan, pengembangan pengelolaan sampah mandiri hingga tingkat RT, penataan kampung nelayan, tempat pelelangan ikan, Pelabuhan pendaratan kapal nelayan serta normalisasi muara di pesisir Jawa Barat.

Serta mendorong peningkatan kesejahteraan Kepala Desa, Perangkat Desa, RW, RT, Linmas, Kader PKK, Kader Posyandu, Guru Agama, Ajengan, serta penguatan pembangunan desa berbasis kearifan lingkungan dan transformasi birokrasi berdampak.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #gubernur #jabar