RADAR BOGOR - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto akhirnya angkat suara terkait adanya kabar intruksi yang meminta kepala daerah yang merupakan kader PDIP menunda keikutsertaan dalam kegiatan retret di Akmil Magelang.
Bima Arya mengatakan, pihaknya masih menunggu kedatangan para kepala daerah yang dijadwalkan pada Jumat (21/2/2025) sore pukul 15.00 WIB.
Setelah itu pihaknya baru akan memberikan pernyataan kembali terkait kebijaksanaan Kemendagri, Akmil, serta Lemhanas terkait kepala daerah yang tidak hadir dalam kegiatan tersebut.
"Mari kita tunggu perkembangan sampai nanti jam 15.00. Maka akan kita ketahui berapa kwpala daerah yang hadir dan tidak hadir serta alasannya apa saja," ujar Bima Arya.
Ia juga menyebut pihaknya belum bisa memberikan banyak keterangan karena belum mendapat data penuh terkait intruksi yang dikabarkan dilontarkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.
Meski begitu ia menegaskan retreat merupakan program yang sudah rutin diselenggarakan oleh pemerintah untuk para kepala daerah.
"Ini juga merupakan amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pembinaan, Pengawasan, Penyelenggaraan Pemerintahah Daerah. Kalau tidak ikut sanksinya dari aturan kepanitiaan saat ini, bukan dari UU, ada kebijaksanaan sesuai tahun pelaksanaan," terang Bima. (Fat)
Editor : Eka Rahmawati