Fakta-Fakta Terbaru Penyaluran Bansos 2025 Melalui PT Pos: Dari Status di Website hingga Nominal yang Berubah
Mutia Tresna Syabania• Sabtu, 22 Februari 2025 | 20:02 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos.
RADAR BOGOR - Berikut beberapa fakta terbaru terkait penyaluran bansos, khususnya yang melalui PT Pos Indonesia. Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui, terutama bagi yang sudah lama menantikan pencairan bansos.
Bagi kamu penerima bansos yang sebelumnya cair melalui PT Pos, jangan kaget jika saat mengecek nama di website atau aplikasi cek bansos, ternyata keterangan masih menunjukkan periode sebelumnya (Oktober, November, Desember 2024). Padahal, kamu sudah mendapatkan undangan penyaluran bansos.
Ini adalah fakta baru yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Biasanya, jika data KPM sudah keluar untuk penyaluran melalui PT Pos, status di website atau aplikasi akan langsung berubah ke periode yang sedang berjalan. Namun, untuk saat ini, status periode masih belum berubah.
Ada beberapa KPM yang mengeluhkan nominal bantuan sosial mereka berkurang dari sebelumnya. Penyebabnya belum diketahui pasti.
Kemungkinan, ada aturan baru terkait komponen PKH yang dibatasi, atau ada masalah dengan data KPM saat dipadankan dan diintegrasikan menjadi DTSE.
Kabar baiknya, ada beberapa KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT murni, kini menerima PKH juga. Ini tentu saja membuat nominal bansos yang kamu terima menjadi bertambah.
Jumlah KPM yang terdaftar kali ini jauh lebih sedikit dari sebelumnya. Yang dikhawatirkan ini adalah pengurangan nama-nama KPM karena data mereka tidak memenuhi kriteria setelah diintegrasikan menjadi DTSE.
Jika kamu sudah mendapatkan undangan penyaluran bansos, segera lakukan pencairan.
Jika belum mendapatkan undangan dan status di website masih periode sebelumnya, jangan panik.
Tanyakan langsung ke pendamping sosial atau operator SIKS-NG di desa atau kelurahan setempat. Jika mengalami masalah dengan nominal bansos yang berkurang, segera laporkan ke pihak terkait.***