RADAR BOGOR - Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan prioritas Presiden Prabowo, telah dimulai sejak 6 Januari 2025.
Kini, program Makan Bergizi Gratis telah dilaksanakan di 38 provinsi di Indonesia.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa Makan Bergizi Gratis telah berjalan dengan baik.
"Alhamdulillah sudah lengkap di 38 provinsi, karena yang Papua Tengah baru jalan hari ini," kata Dadan saat melaporkan perkembangan program kepada Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (24/2/2025).
Meskipun program Makan Bergizi Gratis telah dilaksanakan di seluruh provinsi, Dadan menyebutkan bahwa hingga akhir Februari 2025, target penerima manfaat baru tercapai oleh 2 juta orang.
Ia juga menjelaskan bahwa laporannya kali ini hanya terkait dengan pelaksanaan program tersebut.
Untuk mempercepat penyaluran program kepada 82,9 juta penerima manfaat pada 2025, Dadan menjelaskan bahwa BGN memerlukan anggaran tambahan sekitar Rp25 triliun per bulan, meskipun anggaran yang sudah tersedia saat ini mencapai Rp71 triliun.
Selain itu, Dadan juga memberikan proyeksi anggaran untuk tahun 2026, yang diperkirakan akan mencapai Rp28 triliun per bulan.
"Tahun 2025 karena kita sudah memiliki anggaran Rp71 triliun, nanti kalau tahun depan kita butuhnya Rp28 triliun per bulan," ujarnya.
Dadan menyampaikan bahwa percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis diperkirakan baru akan dimulai pada bulan September 2025.
Program Makan Bergizi Gratis digelar setelah 30 ribu tenaga kerja yang sedang dilatih selesai pendidikannya pada akhir Juli dan siap mulai bekerja pada awal Agustus.***
Editor : Halimatu Sadiah