RADAR BOGOR - Di penghujung bulan Februari 2025, ada 4 informasi penting terkait bantuan sosial (bansos) yang perlu sobat Radar Bogor ketahui, di antaranya:
1. Monitoring Penyaluran Bansos PKH dan BPNT
Proses monitoring penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2025 (alokasi Januari-Maret) sedang berlangsung.
Monitoring ini dilakukan oleh para pendamping sosial PKH di seluruh Indonesia, baik untuk pencairan melalui kartu KKS maupun PT Pos Indonesia.
Metode Monitoring:
- Pengumpulan KPM di lokasi kegiatan P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga).
- Kunjungan door-to-door ke rumah KPM.
- Monitoring langsung di lokasi pencairan (khususnya PT Pos Indonesia).
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima oleh KPM yang bersangkutan, dengan memastikan nominal bantuan yang diterima sesuai dan pendokumentasian berupa foto KPM beserta KTP.
2. Check Ground Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
Setelah monitoring penyaluran, para pendamping sosial PKH akan melanjutkan tugas check ground DTSEN.
DTSEN ini akan menjadi acuan penyaluran bansos di triwulan kedua (mulai April). Proses check ground akan berlangsung selama bulan Maret.
Tujuan Check Ground:l untuk verifikasi ulang data KPM, pengumpulan data yang diperlukan dan pemeringkatan 12,2 juta keluarga penerima manfaat.
KPM yang cair di triwulan pertama bisa saja tidak cair di triwulan kedua.
Masyarakat yang sebelumnya tidak menerima bansos berpotensi menerima di triwulan kedua.
3. Status Pencairan Bansos yang Belum Cair
Bagi KPM yang belum menerima pencairan bansos (KKS maupun PT Pos Indonesia), disarankan untuk:
- Berkonsultasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.
- Menanyakan status bansos di aplikasi SIKS-NG kepada operator desa.
- Memastikan status kelayakan sebagai penerima bantuan sosial.
Kemungkinan jika status sudah tidak layak, bantuan tidak akan dicairkan. Jika status masih layak, namun SP2D masih SPM atau SI, harap bersabar.
4. Bansos yang Masih Disalurkan Hingga Akhir Februari
Beberapa bansos masih terus disalurkan hingga akhir Februari atau menjelang Ramadan:
- BLT PKH (melalui PT Pos Indonesia).
- BLT Sembako/BPNT (melalui PT Pos Indonesia).
- Bantuan Atensi Disabilitas (Rp400 ribu, melalui Bank Mandiri).
- BLT Dana Desa (Rp300 ribu per bulan).
Diskon tarif listrik 50 persen (batas akhir 28 Februari 2025). - Bantuan PIP (batas akhir aktivasi rekening Simpel 28 Februari 2025).
Proses monitoring dan check ground DTSEN sangat penting untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran.
KPM bansos diharapkan bekerja sama dengan pendamping sosial saat proses check ground di bulan Maret 2025.***
Editor : Halimatu Sadiah