RADAR BOGOR - Berikut ini akan dibahas mengenai 6 bansos yang akan cair lebih awal menjelang ramadhan, di antaranya:
1. BLT PKH (melalui PT Pos Indonesia): Pencairan dilakukan secara tunai melalui PT Pos Indonesia. Sebagian pencairan akan dilakukan pada bulan Ramadan.
2. BLT BPNT/Sembako (melalui PT Pos Indonesia): Pencairan dilakukan bersamaan dengan BLT PKH bagi KPM yang menerima kedua bansos. Pencairan terpisah bagi KPM yang hanya menerima salah satu bansos.
3. BLT Dana Desa: Pencairan dilakukan pada bulan Ramadan dengan nominal Rp300 ribu per bulan (atau Rp600 ribu jika dirapel Februari-Maret).
4. Bantuan Atensi Yatim Piatu: Pencairan sebesar Rp400 ribu (Januari-Februari 2025) melalui Bank Mandiri.
5. Program Indonesia Pintar (PIP): Pencairan tahap 1 sedang berlangsung. KPM dapat mengecek status pencairan di situs web pip.kemendikbud.go.id.
6. Diskon Listrik 50 persen: Batas akhir pemanfaatan diskon listrik 50 persen adalah 28 Februari 2025.
KPM diharapkan mempersiapkan diri untuk proses monitoring dan verifikasi data oleh pendamping sosial.
KPM yang memenuhi syarat diharapkan memanfaatkan kesempatan untuk mencairkan bansos yang tersedia.
KPM bansos PKH dan BPNT yang belum menerima pencairan dapat berkoordinasi dengan pendamping sosial atau operator SIKS-NG di desa atau kelurahan.
Pastikan status pencairan bansos di aplikasi SIKS-NG sudah "SI" (Siap Instruksi).
Jika status belum "SI" atau terjadi gagal rekening, kemungkinan KPM tidak akan menerima pencairan bansos di tahap 1 tahun 2025.***
Editor : Halimatu Sadiah