RADAR BOGOR - Bagi pengguna listrik prabayar, manfaatkan kesempatan terakhir untuk membeli token listrik PLN dengan tarif diskon 50 persen sebelum program ini berakhir pada 28 Februari 2025.
Program diskon tarif listrik PLN sebesar 50 persen yang berlaku selama 2 bulan (Januari-Februari 2025) akan berakhir pada 28 Februari 2025.
Mulai 1 Maret 2025, tarif listrik PLN akan kembali normal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Program ini merupakan kebijakan pemerintah sebagai stimulus jangka pendek untuk memberikan bantuan ekonomi kepada 81,42 juta pelanggan rumah tangga.
Pelanggan daya 900 VA yang sebelumnya membayar sekitar Rp676 per kWh, akan kembali membayar Rp1.352 per kWh.
Pelanggan daya 1.300 VA dan 2.200 VA juga akan mengalami kenaikan tarif yang signifikan.
Meskipun diskon berakhir, Kementerian ESDM memastikan bahwa tarif listrik untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi akan tetap stabil hingga Triwulan I 2025 (termasuk bulan Maret).
Tarif listrik Triwulan I 2025 tidak mengalami perubahan dan tetap sama dengan tarif yang berlaku pada Triwulan IV 2024.
Kepastian ini diberikan meskipun parameter ekonomi makro mengalami perubahan.
Sebagai informasi, pencairan PKH atau BPNT tahap 1 masih berlangsung hingga Maret, tahap 2 akan dimulai pada bulan April.
Bagi yang belum terdaftar di DTKS, segera ajukan pendaftaran melalui desa/kelurahan atau aplikasi Cek Bansos dan laporkan perubahan data ke petugas SIKS-NG.
Belum ada informasi resmi terkait BLT BBM, namun penerima bansos PKH berkesempatan mendapatkannya jika terdaftar di DTKS atau DTSN.
Buruan klaim diskon tarif listrik PLN 50 persennya hari ini, dan pantau terus informasi terbaru pencairan bansos lainnya di website atau media sosial resmi.***
Editor : Halimatu Sadiah